Warna-Warni Kampung Bebas Rokok di Cipinang
  • 354
  • 0
  • 0
  • 0

Kesan kumuh sontak hilang saat Anda menyempatkan diri menilik Kampung Penas Tanggul, Cipinang Besar, Jakarta Timur. Sejak pertengahan Maret 2017, secara bertahap, rumah-rumah penduduk di sana diperbaiki dan dipercantik dengan sentuhan warna yang berbeda-beda. Selain indah dan penuh warna, kampung ini juga bebas asap rokok.

 

Adalah Nobby Sail, pemuda 23 tahun yang juga Ketua Tim Penggerak Kampung Warna-Warni Tanpa Rokok Penas Tanggul menjelaskan, dia bersama warga ingin mengimplementasikan Gerakan Indonesia Bersih dengan menjaga kebersihan dan memperindah kampungnya yang berada di bantaran sungai. Selain menambah kenyamanan warga, dia berharap langkah gotong-royong ini bisa menginspirasi warga di kampung lainnya untuk mengubah kesan kumuh.

 

"Awalnya kami itu studi banding ke kampung warna-warni di Yogyakarta dan belajar analisa social tobaco control. Setelah pulang, kami share ke warga, dan mereka sepakat menerapkan hal serupa di kampung kami," kata Nobby.

 

Mulanya, kata Nobby, untuk mengecat rumah, setiap warga patungan Rp20.000 per rumah. Dana yang terkumpul saat itu sekitar Rp2 juta dan kemudian digunakan untuk mengecat tembok serta pagar dan jembatan akses masuk kampung tersebut.

 

"Setelah itu, kami juga pakai uangnya buat bikin proposal, buat dapatin sponsor dari perusahaan yang ada di sekitar sini. Kami juga galang dana dari bazaar yang kami buat di sini," katanya.

 

Nobby menambahkan, biaya pengecatan rumah tidak akan lagi membebani warga sehingga tim penggalang dana akan mencari sponsor dan menjual pakaian bekas.

 

Sementara itu, soal kampung bebas rokok, Nobby mengatakan aturan itu sudah disepakati hampir seluruh warga Kampung Penas Tanggul. Larangan merokok dibuat agar kampung lebih ramah anak dan ramah perempuan.

 

"Jadi di rumah-rumah ada stikernya. Dilarang merokok di dalam dan teras rumah. Hampir semua rumah sudah pasang stiker, artinya mereka setuju soal aturan yang dibuat bersama-sama," tuturnya.

 

Nobby menjelaskan, warga dilarang merokok di dalam dan teras rumah. Namun, masih diperbolehkan merokok di luar rumah. Akan tetapi, ada waktu-waktu yang memang tidak diperkenankan untuk merokok, seperti saat rapat warga dan pengajian. Ke depan rencananya akan dibuat tempat khusus merokok di Kampung Penas Tanggul agar tidak ada lagi warga yang merokok sembarangan. [An]