Touring Bikers Dapat Apresiasi dari Polres Probolinggo
  • 288
  • 0
  • 0
  • 0

Probolinggo - Tujuan gerakan simPATI Motorbaik 2017 dibentuk adalah mengubah paradigma pengendara roda dua dan 'belajar jadi indonesia', ialah slogan yang sekaligus menjadi. Selama mengikuti tiga hari kegiatan touring yang mencerminkan gerakan Indonesia Tertib tersebut, diikuti oleh 14 publik figur Indonesia. Melintasi aspal Yogyakarta - Situbondo slogan tersebut bukanlah iming-iming manis belaka.

 

Mengaspal dengan berbagai macam merk dan kapasitas mesin motor, serta kemampuan berkendara yang berbeda pula, touring para artis ini berjalan dengan sopan dan aman.

 

"Semua perjalanan kita lalui dengan mengikuti rambu lalu lintas yang ada, dan ternyata sangat aman bila mentaatinya.Padahal kami touring tanpa menggunakan patwal ataupun sirine dan buka-tutup jalan.," papar Ananda Omesh, salah satu penggagas kegiatan tersebut saat memperkenalkan gerakannya di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (23/08/2017).

 

Omesh menambahkan, rambu lalu lintas sangat membantunya jikalau ada rekan yang tertinggal dari barisan. "Kita kan kemampuan berkendaranya beda-beda, cc motornya juga, ada yang pakai skutik, motor adventure, motor gede, dan lainnya. Jadi pas setiap lampu merah kita berhenti, kumpul lagi tuh seluruh rombongan yang ketinggalan tadi," ujarnya.

"Kita juga tidak mau mengambil jalan orang lain karena jalanan bukan hanya milik kita, tapi milik bersama," tambah Omesh.


simPATI Motorbaik 2017 mendapatkan apresiasi dari Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Djumadi.Menjaga perilaku yang sopan saat berkendara juga menjadi perhatian khusus dari gerakan tersebut.

 

"Berkendara yang baik memang tidak hanya patuh akan lalu lintas saja, tetapi juga miliki attitude yang sopan dan santun. Saya sangat bangga kepada Baiker-Baiker ini yang sudah sopan saat berkendara maupun saat berkumpul seperti ini," papar Djumadi saat membuka acara penyambutan simPATI Motorbaik 2017 di Probolinggo, Jawa Timur.

 

"Kami adalah suatu gerakan para pecinta motor untuk belajar jadi Indonesia. Bila orang lain turing itu tentang tujuan destinasi, bisa ditempuh berapa jam Yogyakarta-Bali, tapi bagi kami turing itu tentang perjalanan. Apa yang kita dapat dalam perjalanan Yogyakarta-Bali," timpal Omesh. 

Dirinya juga berharap, gerakan ini dapat menjadi virus untuk semua pengendara untuk terus mentaati lalu lintas dan mencintai Indonesia.(Is/ddn)

Sumber: https://oto.detik.com/motor/3612311/touring-dengan-sopan-baikers-dapat-apresiasi-dari-polres-probolinggo