TNI dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Citarum
  • 298
  • 0
  • 0
  • 0

Sebanyak 3.000 orang yang terdiri dari personel TNI, aktivis, pelajar, seniman, LSM dan masyarakat umum, bergotong-royong membersihkan sampah Sungai Citarum.

Pembersihan sungai itu dipimpin langsung Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI M Herindra. Kegiatan tersebut dilakukan di daerah aliran sungai (DAS) Citarum yang berada di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Pantauan detikcom, 3.000 orang itu tumplek di sepanjang aliran Citarum dengan mengenakan kaos berwarna putih dan membawa peralatan kebersihan.

Selain itu, alat berat bekhoe dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi yang membuat Sungai Citarum semakin dangkal.

Herindra mengatakan 3.000 orang yang itu terlibat pada program Karya Bakti Citarum Bestari 2017.

"Kami prihatin dengan kondisi Citarum yang sudah kotor, oleh karena itu TNI bergerak dengan pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten, serta masyarakat untuk membersihkan Citarum," kata Herindra di Lapangan Yon Zipur 3/YW.

Herindra berharap ada hasil akhir yang baik dalam pelaksanaan Karya Bakti Citarum Bestari 2017. Selain mengangkut sampah dan mengeruk sedimentasi, dalam kegiatan itu masyarakat di bantaran sungai pun diberikan edukasi agar tak membuang sampah ke sungai.

"Kami lakukan ini selama enam bulan, saya bilang daripada kita hanya upacara-upacara saja, lebih kita langsung turun dan kita harus berorientasi pada hasil akhir," harapnya.

Herindra mengungkapkan, ke depan TNI bersama pemerintah daerah serta masyarakat akan membuat upaya pemulihan Citarum dari hulu ke hilir. "Saya perintahkan Danyon di seputaran Citarum untuk membantu pemulihan Citarum," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung, Gungun Gunawan menuturkan pihaknya mendukung upaya perbaikan lingkungan. Ia lebih menekankan kepada penegakan hukum dalam program jangka panjang pemulihan DAS Citarum.

"Air dari Citarum tidak bisa digunakan, lihat kalau musim kemarau, air jadi berwarna hitam, tidak bisa dilihat warna aslinya dari mana," tuturnya.

Kendati demikian, Gungun tak bisa menyalahkan sepenuhnya kepada pelaku industri, sebab limbah rumah tangga, pertanian dan peternakan juga sama mengotori Citarum.

"Saya harapkan masyarakat tidak apriori terhadap kebijakan daerah tentang menjaga lingkungan," pungkasnya.


 

(sumber: detik.com)