Revitalisasi Pendidikan Vokasi Untuk Tingkatkan Kualitas Sdm
  • 364
  • 0
  • 0
  • 0

Revitalisasi pendidikan vokasi merupakan salah satu upaya yang ditempuh oleh Pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Diharapkan dengan revitalisasi ini maka SDM kita mampu bersaing di tingkat global” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Prof. Agus Sartono.

 

Secara teknis, Program Revitalisasi pelatihan dan pendidikan vokasional akan dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Kemendikbud akan lakukan revitalisasi sebanyak 1000 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga tahun 2019” jelas Prof. Agus. Selain Kemendikbud, menurut Prof. Agus Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi juga akan melakukan revitalisasi. “Untuk Kemenristekdikti akan melakukan revitalisasi sebanyak 40 politkenik negeri sampai tahun 2022 dan sebanyak 12 Politeknik Negeri ditargetkan selesai direvitalisasi pada tahun 2019” tambah Prof. Agus. Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja dan sebanyak 2000 perusahaan telah menginisiasi kerjasama untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi.

 

Revitalisasi lembaga pendidikan akan dilakukan melalui berbagai hal seperti penajaman kurikulum berbasis kebutuhan pasar, penataan bidang keahlian/program studi, penyusunan modul dan pemenuhan kebutuhan dosen. Selain itu, khusus di bidang maritim, Pemerintah akan membuat politeknik baru yang fokus di sektor perikanan. Selain bidang maritim, beberapa politeknik baru akan dibuat di sektor pariwisata, dan pertanian.

 

Terakhir, upaya lainnya seperti peningkatan sarana dan prasarana, pembentukan teaching factory, akreditasi-sertifikasi, dan sistem perbaikan kerja lapangan, pemagangan serta kemitraan dengan industri juga dilakukan oleh Pemerintah. Agus berharap dukungan penuh dari segala pihak agar seluruh upaya ini dapat berjalan dengan baik. [Ar/dbs]

           

Sumber foto : possore.com