Penyerapan Penyandang Disabilitas Ke Dalam Dunia Kerja Harus Berkelanjutan
  • 300
  • 0
  • 0
  • 0

Kemenko PMK menegaskan bahwa penyerapan penyandang disabilitas ke dalam dunia kerja harus dilakukan dengan berkelanjutan. "Tindakan memfasilitasi para penyandang disabilitas untuk masuk ke dunia kerja harus terus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan lagi anggap mereka dengan penilaian rasa kasihan tetapi berikan kesempatan kerja yang seluas-luasnya" ujar Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Tb. A Choesni.

 

Merujuk pada data Susenas 2012, jumlah penyandang disabilitas tercatat sebanyak lebih dari enam juta orang. Fakta yang ada di lapangan menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara kesempatan kerja dengan jumlah angkatan kerja. Hal ini juga dipengaruhi oleh stigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Hal lain yang masih harus dipenuhi adalah kuota sebesar satu persen untuk penyandang disabilitas yang masih belum diterapkan karena ketiadaan sanksi bagi para pelaku usaha yang tidak mempekerjakan mereka.

 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla sudah memiliki komitmen untuk membangun pabrik yang dapat mempekerjakan para penyandang disabilitas. Walaupun demikian, masih perlu dilakukan langkah optimalisasi khususnya di sektor pelatihan keterampilan kerja yang terdapat di berbagai bengkel kerja.

 

Beberapa negara yang sudah berhasil menjalankan bengke kerja seperti Jerman, Thailand, dan Filipina dapat dijadikan contoh upaya optimalisasi bengkel kerja bagi penyandang disabiltias.  Jika seluruh hal ini dapat dioptimalisasikan, maka para penyandang disabilitas sudah mampu untuk masuk ke dunia kerja. Dengan masuknya para penyandang disabilitas ke dalam dunia kerja, maka diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam upaya pembangunan Indonesia. [Ar/dbs]

 

Sumber foto : dnetwork.net