Pendidikan Karakter sebagai Basis Revolusi Mental
  • 347
  • 0
  • 0
  • 0

Jakarta - Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Seminar dan Pagelaran Seni dalam Rangka Sosialisasi Revolusi Mental di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (29/9) lalu.

 

Seminar bertema “Pendidikan Karakter sebagai Basis Revolusi Mental” ini menampilkan pembicara antara lain Dr. Yayah Nurmaliah (Dosen UIN Jakarta); Yudi Latif, Ph.D (Intelektual Muslim); dan Ferdinal Lafendri, M.A (Motivator Great Teacher).

 

Dalam kesempatan itu, mencapai kesimpulan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dan terpenting untuk menambah wawasan, membentuk karakter dan meningkatkan daya saing seseorang. Namun dalam konteks ke-Indonesiaan, pendidikan dimaknai sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdasarkan falsafah dan pandangan hidup bangsa, Pancasila.

 

Berikutnya, pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan kualitas, pribadi, dan watak serta peradaban bangsa yang bermartabat. Karena itu, tolak ukur keberhasilannya adalah menghasilkan warga negara yang mampu berkarya dan memiliki budi pekerti luhur.

 

Maka dari itu, pendidikan karakter menjadi sangat penting karena nilai-nilai baik (positif) seperti; kesetiakawanan sosial, tanggung jawab sosial dan disiplin sosial, serta sikap moral yang baik ada dalam konsep pendidikan karakter tersebut. Untuk tujuan baik itulah pendidikan karakter kembali diselenggarakan di berbagai sekolah-sekolah di seluruh Nusantara.

 

Kedepan di bawah pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, Indonesia baru dengan agenda besar Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) akan mengubah cara pandang pikiran, sikap, dan perilaku kita untuk berorientasi pada kemajuan, termasuk dalam pendidikan. Harapannya, pada siswa mampu menjiwai nilai-nilai Pancasila dan mengamalkannya dalam pergaulan sehari-hari. Dari pendidikan karakter, diharapkan melahirkan pribadi-pribadi yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong.

 

#DemiIndonesiaBaru #MariRevolusiMental