Menteri Puan Maharani: Arus Globalisasi, Jangan Lupakan Seni Budaya Lokal
  • 383
  • 0
  • 0
  • 0

Cipanas - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani menyampaikan, generasi muda terutama anak-anak sangat penting mengenal dan mempelajari seni dan budaya. Hal itu untuk menghidupkan kearifan lokal yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara.
 
Demikian itu disampaikan Puan dalam acara lomba Cipta Seni Pelajar Nasional tahun lalu di Istana Kepresidenan, Cipanas, Jawa Barat, Sabtu (12/9). "Mereka, para generasi muda harus memiliki jiwa nasionalisme, yang salah satunya bisa ditanamkan melalui seni dan budaya," kata Puan.
 
Selain itu, dia menambahkan, seni dan budaya sangat penting untuk dikenalkan kepada generasi muda dan anak-anak sebagai bagian dari pembentukan karakter bangsa. Melalui seni dan budaya, masyarakat bisa mengajarkan generasi muda dan anak-anak untuk mengenal keberagaman.
 
"Bersosialisasi dengan siapa saja tanpa ada sekat, menyatu dengan semua manusia, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri tanpa membedakan dari mana dia berasal," ujar Puan.
 
Karena itu, sangat penting untuk memberikan pengenalan seni dan budaya sejak anak-anak. Sebab generasi muda dan anak-anak Indonesia perlu dibekali dan diajarkan seni dan budaya lokal.
 
"Dengan begitu, kepribadian dan karakter kita sebagai bangsa Indonesia akan tumbuh. Ini lagi yang harus saya tekankan kepada generasi muda dan anak-anak di tengah situasi globalisasi. Kita tidak boleh meninggalkan dan melupakan kearifan lokal budaya dan seni," tutur Puan.
 
Menurutnya, semakin majunya teknologi khususnya media telekomunikasi telah banyak memberikan dampak negatif dan tidak sedikit pula dampak posistifnya. Namun begitu, kemajuan itu tentu tidak bisa dicegah.
 
"Karena itu, saya mengimbau adik-adik pelajar agar dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk suatu yang bermanfaat, salah satunya menciptakan karya seni yang lebih berkualitas," ajak Puan.
 
Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), kata Puan, memiliki komitmen yang sungguh-sungguh terhadap perkembangan seni dan budaya. Di samping itu, pemerintah juga memiliki tanggung jawab membentuk karakter bangsa melalui gerakan Revolusi Mental.
 
Apa itu Revolusi Mental? Sudah sering kita dengar yaitu Gerakan Nasional Revolusi Mental mengusung tiga gerakan besar di antaranya; Semangat Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong.
 
#AyoRevolusiMental
 
Sumber: Liputan6