Menko PMK Puan MaharaniLuncurkan E-Warong Untuk Kesejahteraan Rakyat
  • 317
  • 0
  • 0
  • 0

Semarang – Menteri Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menyampaikan, adanya Elektronik-Warung(E-Warong) Gotong-royong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Program Keluarga Harapan (PKH), bertujuan untuk mempermudah penyaluran bantuan sosial non tunai dan jualbeli sembako murah serta stabilisasi harga sembako.
 
“E-Warong KUBE PKH merupakan wadah dalam pemasaran hasil produk KUBE/UEP, dan yang paling penting E-Warong ini dimiliki dan dikelola oleh Keluarga Sangat Miskin Penerima Bantuan,” tutur Menko PMK dalam acarapeluncuran 15 E-Warung KUBE PKH di lapangan Kelurahan Padangsarai, Kec.Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah waktu lalu.
 
Menurut Menko PMK, dalam upaya mengatasi kemiskinan,pemerintah telah melakukan intervensi berupa kebijakan, program, kegiatan dalamberbagai bentuk dari berbagai pihak. “Namun, yang lebih penting dari semuaupaya itu, adalah bagaimana kita semua melakukannya secara bersama, denganmengedepankan nilai-nilai: integritas, kerja keras, dan bergandengan tanganuntuk bergotong royong dalam menyelesaikan semua masalah yang ada secaramandiri,” kata Menko PMK.
 
Puan Maharani juga berpesan kepada lebih dari 600 orang yangterdiri dari penerima bantuan, pelajar, aparat serta masyarakat setempat yanghadir di lokasi peluncuran supaya bantuan yang diterima selalu digunakan sebaik baiknya untuk kesejahteraan keluarga. “Bahwa uang bantuan itu digunakan untuk hal yang bermanfaat bagi keluarga, dan jangan digunakan untuk hal yang tidakbermanfaat” ujar Menko PMK.
 
Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, kegiatan inidilaksanakan untuk menyalurkan bantuan sosial non tunai menggunakan sistem perbankan agar dapat mengontrol, memantau, dan mengurangi kemungkinan terjadinya penyimpangan yang tak diharapkan.
 
Adapun bagi para siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP),Menko PMK kembali berpesan agar terus bersemangat dalam belajar dan selalum meningkatkan prestasinya. “Untuk siswa yang menerima KIP supaya bisa digunakan untuk meningkatkan prestasi dan semangat untuk terus belajar” pesan Menko PMK.
 
Harapannya, kata Menko PMK, dengan adanya penyaluran bantuan sosial non tunai ini, masyarakat yang tadinya tidak mengerti perbankan dengan adanya penyaluran bantuan non tunai sehingga menjadi melek perbankan. Dan dengan memiliki rekening perbankan, semua bantuan non tunai akan masuk ke rekening penerima dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat sehingga mereka bisa mengelola sendiri bantuan yang diterima.
 
Selain itu, Menko PMK juga menyaksikan penandatanganan MoU Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan, dan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Mencegah serta penyerahan secara simbolis mesin EDC E-Warong dari Menko PMKkepada Walikota Semarang. Di akhir acara, sebagai penutup, Menko PMK berkesempatan meninjau E-Warong dan menyaksikan simulasi pembelian barang oleh masyarakat. (jam)