Menko PMK Optimistis Budaya Dapat Satukan Perbedaan
  • 273
  • 0
  • 0
  • 0

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, optimistis kebudayaan dapat menyatukan perbedaan.

 Hal tersebut diutarakannya saat mewakili Presiden Joko Widodo untuk memenuhi undangan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia pada pergelaran ballet karya agung yang berjudul “Raise the Red Lantern” oleh National Ballet of China.

 "Diplomasi kebudayaan yang damai dapat membawa dampak positif bagi perdamaian dunia. Budaya dapat menyatukan perbedaan ataupun ketidaksepahaman yang dimiliki antarnegara," ujar Menko PMK di Ciputra Artprenuer Theater Retail Podium, Ciputra World, Jakarta, Selasa (2/11/2016).

 Tidak hanya antarnegara, perdamaian dan kesatuan juga diharapkan dapat terus terjadi di Indonesia. Ya, itu mengingat Indonesia memiliki ribuan perbedaan mulai dari bahasa, suku hingga kebudayaan.

 Terlebih dengan program Gerakan Nasional Revolusi Mental yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, rakyat Indonesia mampu bersatu lebih erat dan tidak mudah dipecah belah.

 Dengan mau bergotong-royong dan saling menghargai, diharapkan akan terlihat Indonesia yang damai, tertib, dan sejahtera.

 Di akhir sambutannya, Menko PMK mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada rakyat dan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, atas inisiatif menggelar Acara Pagelaran Ballet “Raise the Red Lantern” oleh National Ballet China.

 “Semoga ke depan kerjasama antara Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Indonesia bersama negara-negara sahabat lainnya semakin baik dan bermakna dalam rangka memelihara ketertiban dan perdamaian dunia yang abadi” tutup Menko PMK.