Masyarakat Merauke Miliki Keramahan Khas Untuk Wujudkan Budaya Bersih Dan Senyum
  • 265
  • 0
  • 0
  • 0

Setelah pada awal Oktober lalu dimulai di Tapanuli Utara, Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS) kembali dilakukan di Kabupaten Merauke, Papua. “Kami percaya Masyarakat Merauke punya keramahan khas dan kebaikan hati kepada para pendatang” ujar Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenko PMK Pamuji Lestari (25/10).

 

GBBS ini merupakan inisiatif dan hasil koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian dari Kemenko PMK bersama dengan Kemenko Maritim, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pendidikan dan Pengajaran serta Dinas Lingkungan Hidup.

 

Kegiatan GBBS ini dilaksanakan dalam rangka menyosialisasikan Gerakan Nasional Revolusi Mental. GBBS mendapatkan sambutan yang positif dan antusias dari Pemkab Merauke dan siswa sekolah yang ada di Kabupaten Merauke. “Merauke dipilih dari 560 kabupaten yang ada di Indonesia. Suatu hal yang membanggakan tentunya mengingat Merauke sebagai wilayah paling timur Indonesia telah terpilih sebagai pusat kegiatan GBBS ini” jelas Pamuji.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Daniel Pauta mengungkapkan bahwa GBBS memiliki peran penting untuk mendorong pariwisata di Kabupaten Merauke. “GBBS hadir untuk membiasakan kami untuk tersenyun dan menjaga kebersihan, suatu budaya baru yang akan sangat baik dan bermanfaat bagi kami Masyarakat Merauke” ungkap Daniel.

 

Selanjutnya, menurut Daniel Pemkab Merauke akan menjadikan GBBS sebagai gerakan bersama untuk meraih piala adipura dan mewujudkan Kabupaten Merauke yang bersih. “GBBS akan kami gunakan sebagai gerakan bersama untuk mengangkat sektor pariwisata, apalagi kami juga sedang berusaha keras merebut Piala Adipura, mewujudkan Merauke Bebas Sampah, dan tentunya turut berpartisipasi menyukseskan Pekan Olahraga (PON) 2020 di Papua” pungkas Daniel. [Ar/dbs]

 

Sumber foto : Kompas.com