Makanan Bergizi Asupan Penting Untuk Turunkan Stunting
  • 261
  • 0
  • 0
  • 0

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani menjelaskan bahwa untuk menyelesaikan masalah kekurangan gizi kronis pda anak (stunting), maka dibutuhkan asupan makanan yang bergizi. “Makanan bergizi tak mesti mahal. Banyak aneka makanan lokal sederhana bisa memenuhi asupan gizi” jelas Menko Puan.

 

Selanjutnya, pemerintah menargetkan terwujudnya penurunan stunting pada 1000 hari pertama kehidupan. Untuk mencapai target ini, maka pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 60 triliun di 12 kementerian dan lembaga yang bertanggung jawab menangani masalah stunting.

 

Menyelesaikan permasalahan stunting di Indonesia membutuhkan kerjasama seluruh pihak baik di tingkat pusat hingga ke tingkat daerah. Selain itu, selain melakukan koordinasi antar lembaga, Pemerintah juga melakukan upaya konkrit lainnya melalui edukasi, sosialisasi, pemberian makanan tambahan, dan suplemen hingga pembanguna infrastruktur air bersih dan sanitasi. Kemenko PMK sebagai salah satu kementerian yang bertanggung jawab menyelesaikan masalah stunting telah melakukan dua program intervensi yaitu Program Beras Sejahtera (Rastra) dan Program Keluarga Harapan.

 

Hal terpenting menurut Menko Puan dalam menyelesaikan masalah stunting adalah adanya kecukupan gizi untuk anak dan ibu hamil. “Yang terpenting, pemerintah terus menjamin kecukupan gizi untuk anak dan ibu hamil” jelas Menko Puan.

 

Stunting merupakan kondisi kekurangan gizi kronis pada balita yang dapat dilihat dari panjang tubuhnya. Stunting baru dapat terdeteksi ketika anak sudah berusia dua tahun. Balita yang mengalami stunting memiliki tingkat kecerdasan yang rendah, rentan terjangkit penyakit, dan menurun produktivitasnya. [Ar/dbs]

 

Sumber foto : kiatfit.com