Komunitas Edan Sepur Indonesia, Lebih dari Mencintai Kereta Api
  • 349
  • 0
  • 0
  • 0

Komunitas Edan Sepur berawal digagas oleh sekelompok orang pencinta kereta api. Ada yang memang bekerja di dunia perkeretaapian sebagai masinis, pelajar, mahasiswa dan ada juga yang sebagai karyawan di suatu perusahaan yang tidak ada hubungannya dengan perkeretaapian.

 

Edan berarti gila dan sepur berarti kereta api. Makanya, namanya Edan Sepur, sebutan ini diberikan bagi mereka penggila kereta api. Didirikan pada tanggal 5 Juli 2009, hingga saat ini anggotanya mencapai 60 orang. Sekertariat Edan Sepur berada di Jalan Bahagia Gang Syarif 1 No 4. Komunitas Edan Sepur dijadikan sebagai wadah untuk berkomunikasi dan mempersatukan dalam rangka menyalurkan aspirasi anggota melalui musyawarah, sebagai saranan untuk membangun komunikasi dengan lembaga pemerintahan, operator, dan lemaga kemasyarakatan.

 

Koordinator Wilayah 3 Cirebon Febriansyah Kurnia Ramadhan mengatakan Komunitas Edan Sepur mempunyai visi menjadi komunitas yang disegani dan sebagai penggerak perubahan masyarakat perkeretaapian yang lebih baik dan disiplin, rasa memiliki yang tinggi, saling menghormati dan ikut serta menjaga aset-aset perkeretaapian.

 

Misi Edan Sepur mendorong regulator dan operator untuk menghasilkan keputusan-keputusan yang memberi manfaat untuk perkeretaapian lebih baik, mengajak serta semua pengguna dan atau masyarakat mematuhi ketentuan-ketentuan yang lebih ditetapkan regulator dan operator serta menanamkan rasa memiliki tinggi terhadap perkeretaapian.

 

Kegiatan Edan Sepur pun tak hanya berkumpul saja, banyak kegiatan positif yang dilakukan selain membicarakan mengenai kereta api, tetapi juga sering mengadakan gathering antar komunitas, sosialiasi perlintasan, sosialisasi jadwal kereta api, mengadakan posko mudik, bakti sosial, dan edan kurban. Kegitan ini sepenuhnya didukung oleh PT Kereta Api Indonesia.

 

Memadukan antara kecintaan dengan fotografi, Komunitas Edan Sepur menjadikan kereta api menjadi sebuah objek foto yang menarik bagi pencinta kereta api, sebab foto adalah medium yang bisa dinikmati dari keindahan perpaduan antara alam dan kereta, sejarah, ilmu pengetahuan dan wisata. Bagi pencinta kereta api yang terus berburu foto-foto kereta, baik kereta api sebagai objeknya, stasiun dan panorama alamnya menjadikan kebanggaan tersendiri bagi setiap anggotanya.

 

“Tempat kumpul Edan Sepur biasanya di Alun-alun Kejaksan setiap hari Sabtu atau Minggu sekitar jam 15.00 WIB. Agenda terdekat Edan Sepur akan mengadakan posko mudik natal dan tahun baru di Stasiun Perujakan dan Stasiun Kejaksan,” jelas Kurnia.

 

Adapun agenda besar nanti sebutnya akan mengadakan jambornas sepulau Jawa. Setiap komunitas Edan Sepur yang ada di Indonesia akan dikumpulkan di Kota Cirebon. Hal ini komunitas Edan Sepur Cirebon penuh antuasias untuk mempersiapkan sejak dini agar acara berjalan dengan lancar.

 

“Harapan saya ke depannya semakin banyak masyarakat yang menyukai naik kereta api dan tetap berkontribusi ke masyarakat luas agar lebih tertib dan disiplin,” pungkas Febriansyah Kurnia Ramadhan. [Is]


Sumber: Radar Cirebon