Kemenperin: Wujudkan Revolusi Mental Dengan Budaya Kerja Baru
  • 322
  • 0
  • 0
  • 0

Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusung gerakan nilai dan budaya kerja Integritas, Profesional, Inovatif, Produktif dan Kompetitif atau disebut dengan Insan Oke. Hal ini merupakan salah satu upaya pelaksanaan revolusi mental.

Menteri Perindustrian Saleh Husin menyampaikan, penerapan nilai dan budaya kerja Insan Oke, diyakini dapat membentuk aparatur di lingkungan Kementerian Perindustrian menjadi individu dan kelompok kerja yang maju serta modern.

"Kita menyadari, untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan, kita memerlukan sebuah instrumen yang akan menjadi asas dalam melaksanakan pekerjaan dan menjadi dasar atas tingkah laku dalam bekerja," paparnya di Jakarta, Rabu (25/5).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenperin ‎Syarif Hidayat mengatakan, pencanangan nilai dan budaya kerja Insan Oke ini sejalan dengan Paraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2015 tentang Road Map reformasi Birokrasi 2015-2019.

 

"Pada 2025, Indonesia diharapkan berada pada fase yang benar-benar bergerak menuju negara maju dengan mewujudkan pemerintahan kelas dunia, yaitu pemerintah yang profesional, dan berintegritas tinggi. Dengan demikian diharapkan mampu menyelenggarakan pelayanan prima kepada masyarakat," jelas Syarif.

Kendati demikian, gerakan nasional revolusi mental (GNRM) sebagai langkah menuju kemajuan dan kemodernan di masa mendatang tidak akan begitu signifikan bila kita (anak muda) masih menjadi penonton.Kita harus menyiapkan diri untuk menyambut kemajuan dan kemodernan itu. (jam)

Sumber: Liputan6