Kang Emil: Dengan Gotong-royong Masyarakat Bisa Menyelesaikan Masalahnya Sendiri
  • 337
  • 0
  • 0
  • 0

Bandung - Budaya gotong-royong membuat Indonesia dipuji bangsa lain karena keunikannya. Bahkan, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengatakan pemuda sebagai agen masa depan bisa mengantarkan budaya asli negeriini menguasai dunia.

 

"Saya yakin jika pemuda kita idealis, budaya Indonesia,seperti gotong-royong ini bisa menguasai dunia," katanya di ForumKebudayaan Dunia (WCF) 2016 di Nusa Dua, Selasa bulan lalu.

 

Wali Kota Bandung yang akrab disapa Emil itu mencontohkan,masyarakat Bandung misalnya tak pernah mengukur keikutsertaan dan kesediaanmereka bergotong-royong dengan uang. Masyarakat Bandung, kata Emil selalu berkontribusi di setiap aspek dan masalah. Mereka memberi waktu luang, ruang,dan pemikiran. Masyarakat yang baik adalah masyarakat yang bisa menyelesakanproblemnya sendiri.

 

"Jika ada sedikit masalah langsung minta ke negara ataupemerintah untuk menyelesaikannya, ya itu pertanda masyarakatnya kurang baik," kata Emil.

 

Budaya gotong-royong di Bandung, kata Master of Urban Design lulusan University of California, Berkeley ini berbasis wilayah dan karakter.Bandung terdiri dari 151 kelurahan dengan 151 karang taruna yang bergerak didalamnya untuk meningkatkan budaya kreatif, seperti gotong-royong. Karangtaruna merupakan instrumen organisasi yang digerakkan pemuda. Dalam hal ini,Emil menilai peran pemerintah cukup menyediakan regulasi dan melakukan kampanye.

 

Bali juga menjadi sorotan dunia karena gotong-royongnya Semua permasalahan di Bali bisa diselesakan di level adat oleh ketua adat,tanpa perlu diproses secara hukum ke pengadilan. Demikian pentingnyanilai-nilai keindonesian salah satunya gotong-royong ini, dengan gotong-royongkang Emil percaya Indonesia bisa mandiri serta menguasai dunia. (jam)