Kampung Sorogenen Jadi Kampung Panca Tertib, Salut!
  • 331
  • 0
  • 0
  • 0

YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen mendorong keberadaan Kampung Panca Tertib. Komitmen ini adalah sebagai upaya dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Indonesia Tertib dan kenyamanan khususnya di Kota Yogyakarta.

Seperti yang terlansir di GoodnewsfromIndonesia.co.id, kali ini Kampung Sorogenen, Kelurahan Sorosutan di kukuhkan menjadi kampung panca tertib. Kampung Sorogenen memilih ketertiban di bidang usaha pondokan dengan membentuk paguyuban pemilik pondokan dan setiap pondokan diwajibkan memiliki izin serta harus ada induk semangnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Nur Widhihartana menuturkan tujuan dilaksanakannya gerakan kampung Panca Tertib adalah tak hanya untuk mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman dan tertib, tetapi juga untuk mewujudkan masyarakat yang peduli ketertiban dan kedisiplinan.

"Kampung panca tertib ini membawa dampak yang positif terhadap penegakan peraturan di daerah, sehingga supaya dapat ditambah ke depannya," ujarnya akhir pekan lalu.

Ia pun meminta agar masyarakat dapat terus bersinergi bersama pemerintah untuk meneggakkan peraturan melalui gerakan tersebut. Ia juga berharap gerakan tersebut bisa meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketertiban sehingga masyarakat memahami bahwa ketertiban adalah bagian dari kebutuhan dasar.

"Dengan kampung panca tertib, strategi penertiban berbasis kampung jauh lebih efektif," ujar Nurwidi.

Sementara itu Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang pada kesempatan tersebut mengkukuhkan Kampung Sorogenen sebagai kampung panca tertib berpesan agar seluruh elemen dan tokoh masyarakat mendukung terciptanya kampung panca tertibIa berharap dengan diresmikannya kampung Sorogenen sebagai kampung panca tertib dapat menumbuhkan partisipasi masyarakat dalam penanganan ketertiban berbasis kampung.

Selain itu, dengan adanya kampung panca tertib ini diharapkan mampu menjadi sarana penanaman nilai-nilai ketaatan hukum, kedisiplinan dan kepekaan dalam masyarakat. Sehingga pada akhirnya, masalah-masalah keamanan dan ketertiban di kota Yogyakarta dapat teratasi dan tercipta situasi yang kondusif bagi pelaksanaan pembangunan ujarnya. [Is]

Sumber: Republika.co.id