JONAN: SAYA INGIN PNS TAK LAGI MENUNDA PEKERJAAN, HIMBAUAN PADA HUT RI KE-72
  • 267
  • 0
  • 0
  • 0

Memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke-72 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyelenggarakan upacara bendera yang dihadiri oleh sejumlah Pejabat Esselon I dan II Kementerian ESDM, mantan pejabat Kementerian ESDM, serta ratusan pegawai Kementerian ESDM. Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah kordinator protokol kementerian ESDM Ashabul Yamin dan Menteri ESDM Ignasius Jonan sebagai Pembina Upacara Menteri ESDM.

Agak berbeda dengan upacara bendera di tahun sebelumnya, kali ini para peserta upacara seluruhnya mengenakan baju khas daerah masing-masing. Termasuk pakaian adat yang dikenakan Jonan berupa baju daerah betawi, serta baju khas Minang yang dikenakan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, dan baju-baju dari daerah lain, yakni Bali, Jawa, Dayak, yang dikenakan para pegawai jajaran ESDM.

Pada kesempatan tersebut, Ignasius Jonan juga sempat memberikan penganugerahan tanda kehormatan satya lencana karya satya kepada beberapa pegawai Kementerian ESDM terhadap pengabdiannya di sektor ESDM.

Dalam pidatonya, Jonan menekankan agar seluruh pegawai kementerian ESDM dapat terus bekerja keras untuk mewujudkan kedaulatan energi bagi kesejahteraan masyarakat.

"Setelah 72 tahun merdeka, perjuangan dalam mengisi kemerdekaan masih menyisakan tantangan berupa kesenjangan ekonomi dan kesenjangan infrastruktur di berbagai pelosok tanah air. Di sektor ESDM sendiri, berdasarkan Undang Undang Dasar 1945 Pasal 33, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mengelola sumber daya untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat," ungkap Jonan dalam pidatonya, di halaman Kantor Kementerian ESDM Jakarta.

Jonan pun berharap, target Kementerian ESDM mencapai 96-97% rasio elektrifikasi nasional bisa tercapai. Pasalnya menurut Jonan, masih banyak daerah yang saat ini masih belum menikmati listrik. Sehingga perwujudan keadilan sosial yang selalu ditekankan Presiden Joko Widodo dapat segera tercapai.

"Mudah-mudahan dalam dua tahun mendatang rasio elektrifikasi kita bisa mencapai 96-97%. Karena ada 2500 desa lebih yg belum teraliri listrik. dan masih ada 10 ribu desa yang teraliri listrik seadanya. pemerataan keterjangkauan ini penting," ujarnya.

Dirinya pun mengingatkan, agar semangat kemerdekaan membuat seluruh pegawai Kementerian ESDM tidak lagi menunda pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

"Saya ingin agar seluruh pegawai tidak lagi menunda-nunda pekerjaan. Yang bisa diselesaikan hari ini, selesaikan hari ini. Jadi jangan ada yang ditunda-tunda lagi, dikerjakan besok, jangan," ujarnya. [Is]

Sumber: Detik.com