Inspirasi Gerakan Desa Membangaun "Ayo Bangun Desa"
  • 380
  • 0
  • 0
  • 0

Banyumas - Gerakan Desa Membangun (GDM) yang pertama kali dibentuk di Desa Melung, Kedung Banteng, Banyumas pada tahun 2011. Menginspirasi desa-desa di Banyumas untuk melakukan gerakan secara kolektif, akhirnya lahirlah GDM itu.
 
Saat itu, Pemerintah Desa Melung menyelenggarakan Lokakarya Desa Membangun (LDM) dengan mengundang Pemerintah Desa Mandalamekar, Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya sebagai kawan diskusi.
 
Desa Mandalamekar yang berhasil menerapkan strategi baru dalam mengelola sumber daya desa, seperti pertanian, hutan desa, dan konservasi sumber mata air secara mandiri sehingga menyabet penghargaan dalam bidang konservasi alam.
 
Kembali pada apa itu GDM? GDM merupakan inisiatif kolektif desa-desa untuk mengelola sumber daya desa dan tata pemerintahan yang baik. Gerakan ini lahir sebagai kritik atas praktik pembangunan perdesaan yang cenderung dari atas ke bawah (top down) dibanding dari bawah ke atas (bottom up).
 
Maka dari itu, diharapkan dengan adanya program Gerakan Desa Membangun, masyarakat turut serta dalam meningkatkan etos kerja dalam suasana gotong-royong demi desa yang mandiri dan maju.
 
Adapun kegiatan yang dilakukan oleh GDM antara lain; mendorong penyelenggaraan pelayanan publik yang baik, efektif dan efisien, pengembangan tata perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pembangunan yang akuntabel dan transparan. Selain itu, GDM juga mengelola Sumber Daya Desa yang berkelanjutan dengan kearifan kolektif masyarakat desa, serta penerapan teknologi tepat guna secara mandiri dan berbasis sumber terbuka (open source). Uniknya, GDM juga memberikan perlindungan warga desa yang migrasi ke luar negeri atau buruh migran. Hal ini patut terus dilestarikan dan dicontoh oleh semua desa di seluruh Indonesia.

#Ayo Bangun Desa