Inovasi Platform Kata.ai untuk Kejar Pasar Asia Tenggara
  • 309
  • 0
  • 0
  • 0

Platform terbaru Irzan Raditya, penggagas layanan asisten pribadi Yesboss, Kata.ai, berhasil mendapatkan pendanaan Seri A dari venture capital Trans-Pacific Technology Fund. Dengan dana tersebut, Kata.ai berusaha meningkatkan pelayanannya dan menargetkan pasar baru untuk bisnisnya di Asia Tenggara dan Taiwan.

Selain itu, Kata.ai mengklaim pihkanya mampu memanfaatkan pengelolaan Artificial Intellegence (AI) untuk memperkuat ikatan brand dengan pelanggannya. Kata.ai mengembangkan teknologi Pengolahan Bahasa Alami atau NLP (neurol language processing) dengan tujuan dapat memahami dan meningkatkan kemampuannya beroperasi dalam beberapa bahasa asing. Pendanaan kali ini dipimpin oleh Trans-Pacific Technology Fund (TPTF) dan diikuti oleh perusahaan Indonesia, MDI Ventures milik Telkom Group, Access Ventures asal Korea, dan Convergence Ventures. Terlibat juga juga di dalamnya VPG Asia, Red Sails Investment, dan investor Eddy Chan.

Pengguna smartphone di Indonesia rata-rata memiliki 4,2 aplikasi pesan instan yang sering digunakan., salah satunya yakni. Fenomena ini dimanfaatkan Kata.ai dan Unilever untuk merancang chatbot di aplikasi Line dengan nama ‘Jemma.’ ‘Jemma’ menjadi asisten virtual yang melayani pelanggan atas nama Unilever dan terbukti telah meningkatkan keterikatan pengguna secara signifikan.

Kini, Kata.ai tengah mempersiapkan teknologinya untuk beradaptasi untuk berbagai perusahaan terdepan dalam industri telekomunikasi, perbankan, konsultan, dan retail. Kuat di pasar lokal berbanding lurus dengan meningkatnya dana dalam perusahaan. Keberhasilan ini diharapkan juga dapat melebarkan sayap Kata.ai untuk merambah ke luar negeri. Didukung TPTF, anak usaha Kata.ai akan didirikan di Taiwan dan berkolaborasi dengan start-up teknologi disana untuk melayani pasar lokalnya.[An]



Sumber : kumparan.com