Inovasi Anak Desa, Kulit Singkong Bisa Bangun Pesawat dan Kapal
  • 312
  • 0
  • 0
  • 0

Inovasi yang membuat gembira dan bikin bangga datang dari salah satu sudut Kota Pati, Jawa Tengah. Dua orang murid dari SMA PGRI 2, Kayen sukses menyabet medali emas dalam kompetisi ilmiah di ajang International Young Inventors Project Olympiad (IYIPO) 2016 yang berlangsung di Georgia pada 21-23 April 2016 lalu.

Raafi Jaya Sutrisna dan Suprihatin adalah dua siswa yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia Internasional. Setelah bersaing dengan banyak perwakilan dari 38 negara, Raafi dan Suprihatin menang juara 1 untuk karya bertema 'Fisika Material' yang menjadikan karbon aktif kulit singkong dan serat batang pisang sebagai material alternatif industri pesawat terbang, kapal, dan otomotif.

Dalam kompetisi internasional tersebut, ada empat kategori atau tema yang dilombakan, yaitu Fisika, Kimia, Biologi dan Ekologi, Matematika, Engineering, dan Teknologi Informasi. Indonesia sendiri mengirimkan empat perwakilan, termasuk SMA PGRI 2 Kayen.

“Ini nyata dan bukan mimpi, kita yang notabene wong ndeso, bisa meraih prestasi di kancah internasional. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami," ujar Muhammad Rauf, seperti dikutip brilio.net dari situs SMA PGRI 2 Kayen.

Dengan penemuan ini, juri kompetisi justru mengharapkan penemuan ini diterapkan di Indonesia. Hal ini mengingat ketersediaan kedua bahan dalam penemuan Raafi dan Suprihatin melimpah di Indonesia.[]