Indonesia Tertib, Polres Blora Bagikan Suvenir Cantik 'Safety for Humanity'
  • 328
  • 0
  • 0
  • 0

Tidak hanya menekankan pada penindakan pelanggaran lalu-lintas saja, Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora, Jawa Tengah, melakukan razia ketertiban berlalu lintas di wilayah Cepu, Kamis, (13/4/2017) di Jalan Tugu Pancasila dan Jalan Pemuda Blora.

Dalam razia ini, bagi pengendara kendaraan bermotor yang tertib dan lengkap surat- suratnya, mendapatkan sebuah sovenir gantungan kunci "Safety For Humanity" dari petugas. Hal ini adalah gerakan Indonesia Tertib yang merupakan program dari nilai- nilai strategis revolusi mental.

Kasat Lantas Polres Blora AKP Febriyani Aer, disela-sela kegiatan menyampaikan, kegiatan operasi kendaraan rutin dan pembagian sovenir gantungan kunci kepada pengendara motor dimaksudkan lebih menciptakan situasi tertib di jalan untuk mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami mengajak, mengingatkan partisipasi warga untuk tertib di jalan raya, baik tertib surat-surat kendaraan maupun tertib rambu-rambu lalu lintas” terang Kasat Lantas.

Pola Operasi Simpati Agung 2017 ini berbeda dengan sebelumnya. Saat ini, lebih mengedepankan teguran yang sifatnya simpatik.

“Kami mengingatkan ketika menggunakan jalan raya untuk sarana mobilitas agar memperhatikan keselamatan diri dan orang lain,” tandas perwira melati dua ini.

Bahkan, AKP Febriyani mengingatkan masyarakat untuk tidak segan-segan menegur Polisi yang melakukan pelanggaran berlalu lintas seperti misalnya tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah serta ugal-ugalan di jalan.

Gantungan Kunci “Safety For Humanity” merupakan program Korlantas Mabes Polri yang diinstruksikan kepada jajarannya untuk menggandeng mitra atau pemangkuh kepentingan agar peka dan peduli terhadap keselamatan serta siap menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas.

Masyarakat yang ditemui mengaku, sangat mendukung program kampanye keselamatan berlalu lintas yang terus digencarkan Sat Lantas Polres Blora. Apalagi, jika Polisi dapat memberi contoh yang baik saat mengendara sepeda motor di jalan.

“Kalau semua peduli dengan keselamatan di jalan, pasti banyak kecelakaan yang berkurang, apalagi Polisi terus mengingatkan warga pengendara untuk selalu utamakan keselamatan,” kata Wawan.

Dalam razia ini, bagi pengendara yang terkena tilang pelanggaran lalulintas, diarahkan untuk memanfaatkan E-Tilang dalam melakukan pembayaran denda pelanggaran.

Alasannya, E-Tilang dianggap lebih memudahkan pelanggar dibanding harus mengikuti sidang di pengadilan.[]