Indonesia Tegaskan Prinsip Keterbukaan Pemerintah Dalam Pertemuan Ogp
  • 301
  • 0
  • 0
  • 0

Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla menegaskan pentingnya membangun kepercayaan rakyat. Menurutnya membangun kembali kepercayaan rakyat merupakan hak warganegara yang strategis, pasalnya kepercayaan adalah fondasi bagi pembangunan ekonomi berkelanjutan serta penentu keamanan dan stabilitas politik suatu negara.

 

Pesan tersebut disampaikan Jusuf Kalla dalam perhelatan dunia “High Level Event, Open Government Partnership (OGP): Rebuilding Trust in Government”, yang dilaksanakan pada Selasa, 19 September 2017, di Trusteeship Council Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat.

 

Hadir didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Jusuf Kalla kemudian menjelaskan bahwa Indonesia telah melakukan tiga cara untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.

 

Pertama adalah kehandalan dan daya tanggap, kedua adalah penguatan integritas dan kesetaraan, dan ketiga adalah menerapkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan inklusivitas. “Pemerintah harus menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan merespon kebutuhan warga secara efektif dan tepat waktu. Pemerintah juga harus menunjukkan integritas moral yang tinggi dan memastikan semua orang setara di depan hukum. Terakhir, pemerintah harus transparan, mendorong partisipasi masyarakat, dan bertanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan,” tegasnya.

 

Selain itu, Jusuf Kalla juga menegaskan pentingnya memperhatikan peredaran arus informasi di era digital yang sangat pesat. “Harus berhati-hati dalam menyebarluaskan informasi dan menjaga komitmen kepada publik,” tutup Jusuf Kalla.

 

Acara “High Level Event, Open Government Partnership (OGP): Rebuilding Trust in Government” juga turut dihadiri oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai tuan rumah, Perdana Menteri Georgia Giorgi Kvirikashvili, serta co-chairs dari berbagai Civil Society Organization (CSO).

 

Setali tiga uang dengan Jusuf Kalla, Emmanuel Macron juga menegaskan pentingnya prinsip-prinsip pelaksanaan pemerintahan yang berlandaskan pada transparansi, pemberantasan korupsi, penguatan partisipasi publik, dan inovasi untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik, serta upaya mengembalikan kepercayaan publik pada pemerintah. [Ar/dbs]

 

Sumber foto : Metrotvnews.com