Gubernur Jatim Kukuhkan Gus Ipul Sebagai Ketua Satgas Saber Pungli Jatim
  • 323
  • 0
  • 0
  • 0

Surabaya – Gubernur Jawa Timur Soekarwo resmi mengukuhkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf sebagai Ketua Satgas Saber Pungli Jawa Timur. Struktur kepengurusan Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar  (Pungli) Jawa Timur tertuang melalui SK Nomor 188/592/KPTS/013/2016.

Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur, mengatakan pembentukan Satgas Saber Pungli Jawa Timur merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tahun 2016 serta menanamkan Gerakan Nasional Revolusi Mental yang menjadi gerakan nyata untuk menjadikan Indonesia lebih baik.

Dengan adanya Satgas ini tiga gerakan yang digalakkan dari GNRM, yaitu Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, dan Gerakan Indonesia Melayani dapat ditanamkan ke seluruh warga negara Indonesia dan terealisasikan dengan baik.

Pembentukan Satgas Saber Pungli, merupakan bagian penting untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada pemerintah. Untuk itu, Pakde Karwo menghimbau seluruh perangkat pemerintah yang berada di SKPD bekerja secara profesional dan mengedepankan nilai kejujuran.

Ketua Satgas Saber Pungli Jatim, Saifullah Yusuf menjelaskan, pada masa awal pihaknya akan melakukan sosialisasi pada seluruh lembaga terkait dan masyarakat. Hal tersebut dipandang perlu agar peran dan fungsi Satgas bisa optimal. "Kita gunakan pendekatan pemberdayaan dan partisipasi," jelasnya.

Apabila masyarakat menemukan praktek pungli dapat segera diadukan melalui laman www.jipp.jatimprov.go.id atau inspektorat.jatimprov.go.id, media sosial Facebook instansi yang dituju atau Facebook Diskominfo Jatim, sementara melalui Media Sosial Twitter dapat memghubungi akun @jatimpemprov.

Satgas Saber Pungli dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 87 tahun 2016, dan dalam melaksanakan tugasnya satgas Saber Pungli berada di bawah koordinasi Menteri Koordintor Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam).

Dalam Perpres tersebut, Satgas Saber Pungli bertugas untuk memberantas praktik pungutan liar secara efektif dan efisien. Satgas sekaligus memiliki empat fungsi, yakni intelijen, pencegahan dan sosialisasi, penindakan serta yustisi.

Selain itu, Satgas Saber Pungli juga berwenang melakukan operasi tangkap tangan sebagaimana diatur dalam Pasal 4 huruf d. Setiap tiga bulan sekali, Satgas Saber Pungli tingkat pusat wajib melaporkan perkembangan yang dicapai dalam pemberantasan pungli kepada Presiden.

Sumber: Media Center Diskominfo Jatim