Gelar Roadshow 10, #PahlawanDigital dorong 'UMKM Go Online Road to One Milion'
  • 308
  • 0
  • 0
  • 0

Konsisten aksi nyata dengan visi menjembatani anak muda dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang belum online, #PahlawanDigital kembali menggelar roadshow ke-10 bertajuk 'UMKM Go Online Road to One Milion', di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki), Senin (4/9).

Dikemas dalam talkshow dan edukasi, acara ini berhasil mempertemukan lebih dari 500 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (selanjutnya akan disebut UMKM - red) dengan anak muda di kota Malang yang tertarik pada bisnis kreatif, dan pakar bisnis dalam suatu ruangan yang sama.

“Kolaborasi yang dilakukan #PahlawanDigital, Kementrian Komunikasi dan Informatika, Dinas Koperasi dan UKM kota Malang dan juga Blanja.com ini akan membantu UMKM lokal untuk go online,” papar Public Relation, Rizky Kurniawan Suhyar kepada Mvoice, Senin (4/9)

Melalui program #PahlawanDigital yang diinisiasi oleh Jagoan Hosting Indonesia, peluang UMKM lokal untuk go online semakin besar. Program ini menggabungkan kreativitas dari sumber daya manusia terutama anak muda di kota Malang untuk memaksimalkan potensi UMKM lokal untuk menjadi lebih besar lagi.

“Saat ini UMKM memiliki banyak permasalahan. Salah satunya adalah mereka mayoritas merupakan Gen X yang kurang dapat beradaptasi dengan internet dan digital,” tambah inisiator #PahlawanDigital, Gatot Wahyu.

Di acara ini juga UMKM diedukasi tentang dunia online langsung dari pakarnya. Mulai dari founder UMKM Jagoan, Dias Satria, founder UKM Malang, Adi Saraceno dan juga Owner RIF Photography, Arief Shinchan. Tak hanya itu, UMKM juga akan difasilitasi untuk mempraktikkan teknik pengambilan foto produk yang baik untuk diunggah di marketplace Blanja.com dan media online lainnya.

Salah satu pembicara, Dias Satria menuturkan, dua hal penting dalam bisnis adalah inovasi dan marketing. ia mendefiniskan inovasi sebagai membuat sesuatu yang unik, berbeda, dan punya nilai tambah. Sementara, unik sangat dekat dengan teknologi sehingga UMKM pun harus dekat dengan teknologi. Sementara, peran Perguruan Tingi sangat dibutuhkan untuk mendifusikan teknologi kepada masyarakat.

"Perguruan tinggi yang seharusnya mendifusikan teknologi tersebut kepada UMKM, supaya produktivitas membuat produknya itu semakin bagus," ujar Dias.

Dosen Ekonomi di Universitas Brawijaya ini menambahkan, marketing juga memainkan peranan penting dalam UMKM. Marketing di era sekarang, erat kaitannya dengan kandungan cerita di dalamnya.

"Marketing di era sekarang it's about telling story, menceritakan sesuatu. Jadi bukan hard selling, tapi soft selling. Cerita itu erat dengan budaya, jadi itulah yang harus digali, teknologi dan culture (budaya)," terangnya.

Bicara soal teknologi di dunia marketing tentu tidak jauh dari istilah digital marketing. Yakni, pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan media digital, baik e-commerse, blog, media sosial, dan media lainnya.


Adi Saraceno menuturkan, digital marketing secara sederhana adalah rancangan atau konsep besar melalui media digital. "UMKM ini kan seorang pengusaha, dan saya ibaratkan seperti arsitek yang paham tentang rancangan promosinya. lalu mereka tinggal memikirkan tukangnya. Siapa tukangnya, ada e-commerce, media sosial, website dan lain-lain," jelas Adi.

Founder UKM Malang ini menambahkan, mengenali karakter produk adalah hal pertama yang harus dipahami pelaku UMKM. Kemudian, pelaku UMKM juga harus memahami pasar yang menjadi targetnya.

"Ketahui siapa target marketnya, apa kebutuhan mereka, apa keinginan mereka, apa masalah yang bisa diselesaikan dengan produk UMKM," imbuhnya.

Adi menyampaikan bahwa dirinya memiliki empat rumus untuk UMKM agar penjualan produk menjadi laris. Yakni, pahami produk, packaging (kemasan), produk fotografi, dan copy writing.

"Digital marketing bermain dengan visual, karena kita tidak menyentuh (produk)," tuturnya.

Acara ini merupakan rangkaian roadshow terakhir dari #PahlawanDigital sebelum tahapan selanjutnya, Breakout. Dalam Breakout, UMKM dan anak muda akan mengikuti kegiatan match making agar mereka dapat berkolaborasi.

Kegiatan #PahlawanDigital merupakan salah satu langkah yang dilakukan agar Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia, yang termasuk kaitannya seperti yang diterapkan oleh Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu menjadikan Indonesia Mandiri dan pilar integeritas serta etos kerja.

Presiden Joko Widodo menargetkan transaksi e-commerce Indonesia dapat melampaui nilai USD 130 milyar. Saat ini nilai transkasi e-commerce Indonesia baru mencapai USD 4,89 milyar. Artinya, proses go online UMKM akan sangat membantu meningkatkan transaksi e-commerce dan daya tarik masyarakat terhadap produk lokal. [Is]

Sumber foto: https://malang.merdeka.com