Camat Panongan dan Dinsos Dinilai Cepat Tanggap
  • 289
  • 0
  • 0
  • 0

Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental. Dimana terdapat 5 program yang salah satu programnya yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Kali ini kinerja aparat Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang patut diacungi jempol, pasalnya Farhan staf Dinsos yang mendapat informasi soal 3 orang yang diduga terlantar dari teman medsosnya di Facebook langsung melaporkan informasi yang diperolehnya kepada atasan untuk mohon menindak lanjutinya.


Seijin atasannya Farhan langsung menghubungi camat setempat menginformasikan keberadaan 3 orang manusia yang kondisinya sangat mengkhawatirkan, beruntung Camat Panongan Prima Saras Puspa menjawab teleponya dan Farhan ditemani salah seorang staf Dinsos langsung ke lokasi diinformasikannya keberadaan 3 orang terlantar tersebut.


“Alangkah kecewanya saya ternyata yang kami temui bukan orang terlantar (OT), sakit dan terlihat kelaparan seperti yang diinformasikan teman dari akun facebooknya. Ternyata mereka adalah keluarga yang biasa mengemis,” kata Farhan kepada wartawan di Tigaraksa, Selasa (31/10) hal tersebut, seperti terlansir di wartabanten.id.


Masih menurut Farhan saat ditanya ibu tersebut mengaku bernama Ati (35) warga Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang dan memiliki suami yang  menurut  keterangannya selalu mengantar menjemput dari rumah ketempatnya sehari hari mengemis.


“Saya punya suami tapi mau gimana lagi pak karena nggak punya duit, tolong pak jangan dibawa ke UPT Rehab PMKS tapi saya mau pulang aja ke rumah,” kata Farhan meniru ucapan Ati yang kata katanya memelas dan tidak mau difoto.


Camat Panongan Prima Saras Puspa yang terlebih dahulu tiba di lokasi yang disangka orang terlantar itu juga membenarkan kalau Ati warga Sindang Panon itu bukan orang terlantar. “Iya saya juga tanya satpam perumahan kalau ibu dan anak tersebut sehari hari memang mengemis dilingkungan perumahan Citra Raya dan selalu kucing kucingan dengan satpam,” terang Prima.


Camat Panongan Prima saras Puspa akhirnya mempersilahkan ibu itu pulang sambil mengingatkan untuk tidak mengemis lagi.


“Ibu boleh pulang tapi awas kalau ibu masih mengemis apalagi membawa anak anak ibu akan kami tangkap dan serahkan ke Dinsos, kasihan anak anak ibu kan harus sekolah, sekolah kan gratis Bu,” tegas Camat Panongan. [Is]