Ada Smart Airport Baru di Tapanuli
  • 298
  • 0
  • 0
  • 0

Sebagai wujud gerakan Indonesia Melayani, pada 24 November 2017, Presiden RI Joko Widodo meresmikan Bandar Udara Internasional Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara. Bandara ini akan menjadi pionir Smart Airport di kategori bandara berkapasitas 500.000 penumpang melalui berbagai fasilitas berbasis digital.


Fasilitas digital yang dimaksud di antaranya adalah: Airport Bus Schedule Display dimana para pengguna jasa bandara dapat mengetahui estimasi waktu melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi ke tempat tujuan masing-masing, e-Payment di tenant komersil yang memudahkan para pelanggan dalam berbelanja tanpa harus menggunakan uang cash, WIFI.id corner dengan kecepatan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku, Bus Ticketing Vending Machine memudahkan dalam proses antrean, Smart Baggage dimana saat kita menunggu bagasi datang dapat diketahui estimasi waktu serta dapat memonitor posisi bagasi penumpang, Tourism Info Kiosk yang memberikan informasi seluas-luasnya terkait pariwisata di daerah setempat maupun sekitarnya, Self Check-In terminal domestik dan internasional, serta digital banner beserta kontennya.


Dijelaskan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, melalui fasilitas terkini berbasis digital, AP II dapat memberikan pengalaman yang baik kepada penumpang pesawat ketika sebelum melakukan perjalanan (pre-journey), saat melakukan perjalanan (on-journey) dan ketika setelah melakukan perjalanan (post-journey).


Saat pre-journey, penumpang pesawat dapat terlebih dahulu membuka aplikasi Indonesia Airports di smartphone untuk mengetahui jadwal penerbangan, meja check-in penerbangan, melihat tenant, hingga mengecek hotel yang ada di Siborong-borong beserta jarak tempuh dari Bandara Internasional Silangit.


Saat on-journey, penumpang pesawat dapat memantau aktifitas penanganan bagasi secara langsung berkat konsep smart baggage yang sudah diimplementasikan di Silangit.


Ketika baru tiba di Bandara Silangit (post-journey), penumpang pesawat juga dapat langsung terkoneksi dengan Wifi berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps. Di samping itu, penumpang pesawat juga dapat mencari tahu lokasi wisata yang wajib dikunjungi melalui e-Kiosk di area kedatangan. Tidak hanya itu, apabila bepergian dengan transportasi publik maka wisatawan dapat semakin mudah dengan membeli tiket bus melalui vending machine yang terletak di terminal kedatangan Bandara Internasional Silangit.


Pengembangan Bandara Internasional Silangit, baik itu dengan pembangunan infrastruktur maupun pengembangan soft infrastructure, merupakan salah satu fokus PT Angkasa Pura II guna mendukung program pemerintah yakni mewujudkan kawasan wisata Danau Toba menjadi destinasi baru berkelas dunia seperti halnya Bali.


Seperti diketahui, Bandara Internasional Silangit adalah bandara yang terletak sangat dekat dengan Danau Toba sehingga perannya cukup signifikan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata di kawasan itu. [An]




(foto: tribunnews.com)