PULANG KE KAMPUNG HALAMAN SAAT PANDEMIK COVID – 19 MELUAS
  • 49
  • 0
  • 0
  • 0

Sudah 1 bulan, setelah dikeluarkannya himbauan dari pemerintah kepada masyarakat Indonesia agar melaksanakan kegiatan belajar, beribadah, dan bekerja dari rumah untuk memutus penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Namun, tak jarang dari sebagian kita justru pulang ke kampung halaman karena diberlakukannya himbauan tersebut. Alasannya beragam mulai dari sudah dirumahkan dari perusahaan, sudah tidak berpenghasilan, atau bahkan rindu dengan keluarga dan sanak saudara di kampung halaman

Sebelum kalian memutuskan untuk pulang ke kampung halaman ada beberapa hal yang harus kalian pertimbangkan akan bahayanya saat memutuskan untuk kembali ke kampung halaman nih sobat.

Kira-kira apa saja ya yang kalian harus pertimbangkan dan berfikir berkali-kali saat memutuskan untuk pulang ke kampung halaman?

Yap, sepertinya kalian harus membertimbangkan beberapa hal seperti:

1.     COVID-19 menular dengan amat cepat. World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa laju transmisi COVID-19 mencapai 2,5. Artinya, satu orang pasien positif dapat menginfeksi setidaknya dua orang yang sehat.

2.     Ketika mudik kita bisa bertemu dengan ratusan hingga ribuan orang selama perjalanan. Jumlah orang yang berdekatan dengan kita tentu lebih banyak lagi jika Kita menggunakan transportasi umum seperti kereta api, bus, kapal laut, ataupun pesawat.

3.     Bertemu dan berdekatan dengan sesama pemudik, penjual makanan, petugas tiket, dan sebagainya. Kita tidak bisa mengenali siapa yang positif COVID-19 dan yang tidak. Bahkan, pasien positif pun mungkin tidak sadar terjangkit COVID-19 karena tidak menunjukkan gejala.

4.     Kita juga bisa tertular COVID-19 jika menyentuh benda yang terkontaminasi virus, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan. Virus bisa menempel pada fasilitas umum, pintu kendaraan, atau benda lain yang kita temui selama perjalanan.

5.     Coba kalian bayangkan apabila seseorang tertular COVID-19 saat mudik. Orang tersebut, atau bahkan kita sendiri, dapat melanjutkan penyebaran ke belasan hingga ratusan orang. Mereka yang tertular tanpa sadar akan membawa COVID-19 ke kampung halamannya.

6.     Bisa  jadi kita sudah terpapar virus tanpa menyadarinya, entah di kota asal ataupun selama perjalanan. Di kampung halaman, orang-orang yang paling berisiko terinfeksi adalah orangtua kita, sanak saudara, serta seluruh warga yang belum tentu memiliki akses mudah terhadap fasilitas kesehatan.

 

Bagaimana sobat Revmen, masih tetap ingin kembali ke kampung halaman, sayangi diri dan keluarga kalian, salah satu caranya adalah dengan tidak berpergian dahulu hingga pandemik ini berakhir ya. Yuk, kita dirumah aja dan melakukan physical distancing merupakan salah satu aksi nyata dari bergotong-royong dalam memutus ratai penyebaran covid-19

 

#Indonesiabersatumelawancovid-19

#Ayoberubah

#IndonesiaTertib