PERLUKAN KITA PANIC BUYING (PEMBELIAN SECARA PANIK)
  • 56
  • 0
  • 0
  • 0

Setelah Presiden Republik Indonesia mengumumkan terdapat dua kasus warga Indonesia positif corona pada tanggal 2 Maret 2019 lalu, hal itu lantas menimbulkan kepanikan di masyarakat. Bahkan tak sedikit warga yang panic buying atau melakukan aksi borong kebutuhan pokok. Yap. sebagian masyarakat membeli kebutuhan pokok dengan sangat banyak seperti mie instan, gula, minyak goreng, beras, masker, hand sanitizer, dan lain sebagainya.  Kondisi seperti ini dapat dibilang sebagai panic buying. Eitss sebenarnya apa sih itu panic buying?

 

Panic buying itu adalah pembelian secara panik atau panik-beli yang terjadi ketika masyarakat (konsumen) membeli produk dalam jumlah yang besar atau banyak untuk mengantisipasi kenaikan harga atau kelangkaan suatu produk karena akan terjadi bencana atau setelah terjadi bencana.

 

Sebenarnya kita perlu ga sih bersikap panik beli terhadap COVID-19?

 

Nah sobat Revmen, tidak perlu sampai melakukan pembelian secara panik ya. karena pemerintah pastinya sudah mengantisipasi barang-barang kebutuhan masyarakat agar tetap tersedia. Seperti yang dikatakan oleh bapak Presiden RI di Istana Kepresidenan 3 Maret lalu kalau "Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan, enggak perlu memborong kebutuhan sehari-hari”.  Selain itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto juga mengatakan kalau kita tidak perlu melakukan pembelian secara panik, tetap berbelanja sesuai dengan kebutuhan saja. Karena beliau sudah memastikan tidak ada kelangkaan barang di Indonesia. Sebab pasokan bahan pokok akan tetap aman sampai Lebaran atau Idul Fitri 2020 nanti. Selain itu, Menteri Perdagangan RI juga sudah memastikan juga bahwa belum ada pembatasan impor dari luar negeri. Bagaimana setelah mimin kasih info tentang pembelian secara panik sobat Revmen masih mau melakukan pembelian secara panik ga?

 

Jadi, sobat Revmen semua boleh saja membeli kebutuhan pokok tapi harus ingat belilah dengan secukupnya saja dan jangan memborong dan egois ya. Kita harus ingat bahwa kita hidup di Indonesia ini tidak sendiri. Banyak saudara-saudara kita juga yang perlu akan kebutuhan pangan tersebut. Untuk menjaga agar tidak terjadi kelangkaan barang-barang tersebut, jangan ada lagi tuh yang menimbun dan membeli dengan jumlah yang sangat banyak. Hal ini bertujuan agar proses produksi tetap berjalan dan tidak terjadi kelangkaan sobat Revmen.

 

Maka dari itu sangat diperlukan sikap gotong-royong dan kesadaran yang tinggi dari berbagai lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara panik ya, percaya terhadap pemerintah kalau kebutuhan pokok pasti akan tetap tercukupi. 

 

Jadi yuk sobat Revmen, kita mulai berbelanja sewajarnya saja dan mulailah peduli akan saudara kita yang lain.

#IndonesiaBersatu

#GotongRoyong

#Ayoberubah