Menuju NTT yang Sejahtera dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental
  • 24
  • 0
  • 0
  • 0

Kupang, (28/08)--- “Nusa Tenggara Timur harus bangkit dan menuju kesejahteraan melalui Gerakan Revolusi Mental, dengan cara berkolaborasi antar stake holder seperti akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, tentunya untuk mencapai outcome GNRM. Maka dari itu perlu melakukan perubahan yang bisa bersifat radikal dan revolusioner mencakup berbagai sektor.” Demikian penegasan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di Kota Kupang, NTT. Rakor yang merupakan hasil kerjasama Kemenko PMK dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini digelar di Hotel Aston Kupang ini dihadiri oleh Badan Kesbangpol Kota/Kabupaten se-NTT dan anggota Gugus Tugas Revolusi Mental Provinsi NTT.

 

Menurut Kepala Kesbangpol Provinsi NTT, Yohanes Oktavoanus, Gugus Tugas Revolusi Mental Provinsi NTT baru dibentuk pada bulan Januari 2020 dengan SK Gubernur NTT Nomor 24 Tahun 2020. Sejauh ini, Gugus Tugas GNRM kabupaten/kota se-NTT baru terbentuk di tiga kabupaten dari 22 kab/kota yang ada. Ketiga kabupaten itu adalah  Kab Ende, Kab Nagekeo dan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

 

Dalam imbauannya, Kemenko PMK melalui Asisten Deputi Revolusi Mental, R. Alfredo Sani F, menyampaikan bahwa Pemberlakuan SK Gugus Tugas GNRM dapat dilakukan selama satu tahun atau tergantung dari kebijakan masing-masing pemerintah kabupaten/kota. Pemberlakuan waktu ini, tambah Alfredo, dapat dimanfaatkan untuk mengefektifkan pelaksanaan GNRM yang memerlukan penguatan dengan rencana aksi, kemudian disinergikan dengan kelembagaan yang ada. Dengan demikian, efektivitas dan eksistensi Gerakan Nasional Revolusi Mental dapat semakin terlihat.

 

Akhirnya, sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan Rakor ini terdapat kesepakatan, antara lain  Kabupaten/kota yang belum membentuk gugus tugas GNRM selanjutnya dapat membentuk gugus tugas GNRM untuk melaksanakan program GNRM; Penyelarasan rencana aksi GNRM Provinsi NTT akan diselesaikan oleh Gugus Tugas Revolusi Mental Provinsi dengan melakukan koordinasi dengan Gugus TUgas Nasional Revolusi Mental; Adanya potensi kerjasama untuk melakukan program dan kegiatan antara pusat dan daerah melalui sinergi program; dan Perlu adanya penguatan program yang sudah menjadi prioritas dalam RPJMD masing-masing kabupaten/kota melalui GNRM agar dilaksanakan secara berkesinambangan.

 

Sumber: Sekretariat Revolusi Mental