Jambore sekaligus Semai Nilai Revolusi Mental
  • 15
  • 0
  • 0
  • 0

Suara Kita

Foto: (Sumber: youtube.com)

 

Jambore sekaligus Semai Nilai Revolusi Mental

 

Revolusi mental yang dipupuk sejak dini dipercaya mampu memperkuat pembangunan keluarga yang dari sana dapat lahir generasi yang tidak hanya unggul tetapi juga berbudi luhur.

 

”Diperlukan peningkatan kegiatan remaja, melalui Jambore Genre (Generasi Berencana) Sakinah tahun 2020 di Kampung KB (Keluarga Berencana) diharapkan menjadi wadah menyemai gerakan revolusi mental dan membentukgenerasi remaja yang tangguh menghadapi segala tantangan,” ujar Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili saat membuka Jambore Genre Sakinah tahun 2020 di Kampung KB, Kecamatan Galing, Pontianak, Kalimantan Barat, Juli 2020 lalu. Jambore Genre Sakinah Sambas 2020 ini diikuti oleh sekitar 100 orang remaja yang berasal dari Forum Genre Sambas dan Forum Anak Daerah Sambas.

 

Jambore Genre Sakinah ini, menurut Bupati Sambas merupakan upaya menyemai gerakan revolusi mental. Pembinaanketahanan remaja, menurutnya juga, merupakan bagian dari kebijakan pembangunan keluarga dalamupaya menyiapkan remaja sebagai calon orang tua. Maka, diperlukan generasi remaja yang ke depannya mampu membangun keluarga sakinah dengan tujuan untuk melahirkan generasi yang juga berkualitas secara mental dan spiritual. “Negeri ini juga memerlukan remaja sebagai calon penduduk usia produktif yang mampu menjadi aktor atua pelaku pembangunan khususnya di Kabupaten Sambas,” katanya lagi.

 

Bupati Sambas dalam sambutan pembukaannya ini berharap bahwa kegiatan ini dapat membuat para remaja mengetahui strategi apa yang harus dilakukan sebagai generasi milenial untuk mewujudkan keluarga sakinah. Ditambahkannya, generasi milineal harus paham menjaga hubungan harmonis dengan seluruh anggota keluargadan merasa rumahku adalah surgaku. “Diharapkan Jambore Genre Sakinah, semakin memperkuat komitmen peningkatan pembinaan program Genre mengedukasi tentang keluarga sakinah bagi remaja sebagai calon orang tua. Terjadi peningkatan kontribusi dan peran serta pengelola program Genre dalam mengurangi tingkat kekerasan dan perceraian dalam keluarga di Kabupaten sambas.”

 

Sementara itu, menurut Kadis P3AP2KB Kab Sambas, Uray Hendi Wijaya mengatakan, Undang-undang nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan. Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada pasal 48 menyebutkan, pembinaan ketahanan remaja dilakukan dengan memberikan akses informasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga. Dijelaskan Dia, amanat itu selaras makna dari salam Genre. "Salam Genre itu sendiri yaitu katakan tidak pada nikah dini, katakan tidak pada seks bebas dan katakan tidak pada napza. Outcome dari pembinaan ketahanan remaja adalah terbentuknya generasi berencana atau Genre,” terangnya lagi.

 

Generasi Berencana, tambah Uray, yaitu remaja yang memiliki perencanaan untuk mempersiapkan dan melewati transisi kehidupan remaja dengan mempraktikkan hidup bersih dan sehat; terus melanjutkan pendidikan; memulai berkarier; menjadi anggota masyarakat yang baik; serta membangun keluarga yang berkualitas. “Jambore Genre Sakinah tahun 2020 ini bagian dari upaya pemerintah memasifkan dan memaksimalkan keberadaan kampung KB dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas remaja menjadi komponen masyarakat yang tangguh dalam segala tantangan. Agar lahir remaja-remaja yang punya kesiapan dan perencanaan berkeluarga yang sakinah.”

 

Uray juga menegaskan kalau kegiatan ini memiliki tujuan strategis dalam rangka pembangunan keluarga yang berkualitas. Tujuan dari kegiatan ini menurutnya sudah sangat jelas berupa peningkatan pemahaman pentingnya pendidikan keluarga dalam membantu pencapaian tujuan pendidikan membentuk pribadi yang sakinah yaitu pribadi yang berilmu dan beramal shaleh berlandaskan pada keimanan dan ketaqwaan.

 

Pelaksanaan Jambore Genre Sakinah 2020 ini tentu sejalan dengan pesan Bung Karno selaku Bapak Pendiri Bangsa yang mengatakan bahwa revolusi mental bukanlah pekerjaan satu-dua hari, melainkan sebuah proyek nasional jangka panjang dan terus-menerus. “Memperbaharui mentalitet suatu bangsa tidak akan selesai dalam satu hari,” ujarnya. Memperbaharui mentalitas suatu bangsa tidak seperti orang ganti baju; dilakukan sekali dan langsung tuntas. Maka, kegiatan semacam Jambore Genre Sakinah 2020 dapat jadi salah satunya.

 

Secara umum, Program GenRe adalah program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja melalui pemahaman tentang Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), perencanaan jenjang pendidikan, berkarier, dan menikah sesuai siklus kesehatan reproduksi. Program GenRe ini juga bertujuan untuk mengembangkan karakter bangsa dengan cara menjauhi Pernikahan Dini, Seks Pranikah dan Napza guna menjadi remaja tangguh dan dapat berkontribusi dalam pembangunan serta berguna bagi nusa dan bangsa.

 

Program GenRe dilaksanakan melalui pengembangan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dengan pendekatan dari, oleh dan untuk remaja sesuai dengan kecenderungan remaja yang lebih menyukai bercerita tentang permasalahannya dengan teman sebaya. Jumlah PIK Remaja saat ini tercatat sekitar 23.579 yang keberadaannya tersebar di 34 Provinsi. Kelompok PIK Remaja diharapkan menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul, berbagi cerita, berkreatifitas dan saling tukar informasi. (*)

 

Diolah dari berbagai sumber


#ayoberubah