Indonesia itu Satu, Maka Bersatulah
  • 64
  • 0
  • 0
  • 0

Kabar

Foto: (sumber: kompasiana.com)

Keragaman yang dimiliki Indonesia nyatanya justru makin menguatkan eksistensi anak bangsanya sebagai jiwa-jiwa yang bersatu dan menyatu inilah pentingnya Gerakan Indonesia Bersatu.

 

“Keberagaman ini merupakan kunci persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dan merupakan fondasi utama keberlangsungan negara kita. Gerakan Indonesia Bersatu merupakan hal yang harus dijalankan oleh masyarakatnya agar keberagaman ini dapat menjadi pengikat kesatuan antar masyarakat di Indonesia,” papar Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida.  Gerakan Indonesia Bersatu yang disebut Nyoman sesungguhnya adalah bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental yang tujuannya adalah untuk mewujudkan perilaku saling menghargai dan gotong royong demi memperkuat jati diri dan karakter bangsa.

 

Keragaman yang dimiliki Indonesia, jika selalu disyukuri, dapat berarti sebagai  sebuah karunia yang sangat istimewa hingga dapat menjadikan Indonesia lebih indah dan harmonis. Adalah tugas kita sebagai bangsa untuk dapat terus menjaga keberagaman dan keistimewaan ini dengan cara terus menjaga kerukunan, mempererat jalinan silaturahmi sesama anak bangsa. Karena hanya dengan cara ini, persatuan dan kesatuan Indonesia sebagai cita-cita para pendiri negara ini, dapat terus lestari. Kita juga tetap ingin Indonesia tampil sebagai bangsa yang utuh dan semangat persatuan ini dapat jadi pedoman hidup bagi generasi penerus bangsa.

 

Adapun perbedaan karakteristik aneka suku bangsa di Tanah Air merupakan kekuatan bangsa selagi tetap bersatu dan bersama berjuang membangun negara yang maju dan adil. Perbedaan yang ada ini jangan justru membawa perpecahan. Persatuan dan kesatuan merupakan harga mati bagi NKRI yang harus dijaga bersama.


“Sepatutnya kita harus bersyukur, Indonesia memiliki Pancasila yang mampu mempersatukan keberagaman dan kemajemukan dari Sabang sampai Merauke,” jelas Cendekiawan, Yudi Latif, saat memberikan ceramah Wawasan Kebangsaan di Kab Bandung Barat, awal tahun 2020 lalu. Keberagaman di Indonesia, tambahnya, harus dijaga, dipertahankan, dan dilestarikan karena menjadi modal utama dalam membangun bangsa yang lebih kuat dan makmur. “Jangan jadikan keberagaman tersebut sebagai perbedaan untuk saling membatasi, tetapi untuk saling melengkapi dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” katanya lagi.

 

Menurut Yudi, Pancasila menjawab segala persoalan mengenai keberagaman dengan menautkan perbedaan suku, ras, etnik, agama, budaya dan geografis dalam satu titik temu atau persetujuan untuk membangun kebhinekaan yang tertuang pada setiap sila pada Pancasila. Menurutnya pula, dalam sila pertama menjelaskan keberagaman agama di mana setiap penduduk bebas memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing serta saling menghormati pilihannya. Kemudian sila kedua mengenai persamaan hak dan kewajiban sebagai warga negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, selanjutnya sila ketiga merupakan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Sila keempat, lanjutnya, dengan menghormati perbedaan pandangan, menerima aspirasi dan mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan serta dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Untuk sila kelima, saling bekerja sama, bekerja keras dan inovatif dalam mengembangkan usaha bersama dengan semangat tolong menolong. Persatuan dan kesatuan Indonesia kembali membuktikan makna sejatinya Gerakan Indonesia Bersatu. (*)

 

Diolah dari berbagai sumber