Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Ubin Bertekstur Kuning, Jalur yang Didesain Khusus Bagi Disabilitas Netra

Ubin bertekstur kuning atau guiding block mewujudkan hak-hak penyadang disabilitas netra untuk menopang kemandiriannya sekaligus mewujudkan lingkungan inklusif
  • 15 September 2021
  • 0 Komentar

Ubin Bertekstur Kuning, Jalur yang Didesain Khusus Bagi Disabilitas Netra

Dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif, keberadaan guiding block menjadi upaya pemenuhan hak penyandang disabilitas, sehingga patut kita jaga dan rawat agar dapat berfungsi optimal dalam rangka mewujudkan Indonesia Tertib. 

 

Jakarta (07/09/2021) Sobat Revmen, ketika sedang berjalan di trotoar atau tempat umum lainnya sering kali menemukan ubin bertekstur berwarna kuning, bukan? Nah, ubin tersebut bukan hanya sekedar hiasan atau pemanis belaka, lho! Melainkan guiding block atau jalan pemandu yang didesain secara khusus bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra. Nah, keberadaan guiding block ini menjadi salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak yang setara sekaligus mewujudkan Indonesia yang inklusif.

 

Selain bernama guiding block, ubin bertekstur ini juga dikenal dengan sebutan tactile paving atau kenji block. Keberadaan guiding block memberikan kemudahan bagi kaum disabilitas khususnya penyandang tunanetra dalam menikmati fasilitas umum dan melakukan perjalanan ke suatu tempat. Biasanya guiding block sengaja dibuat berwarna cerah agar mudah diidentifikasi sebagai pembeda dengan ubin lainnya. Guiding block mengadaptasi tekstur pada huruf braile, di mana pola titik (bulat) untuk peringatan berhenti atau warning, sedangkan pola garis-garis untuk petunjuk arah perjalanan agar jalan terus.

 

Pemasangan guiding block ini merupakan penerapan dari Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Nomor 30 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis Fasilitas dan Aksesibilitas Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan. Dalam peraturan tersebut disebutkan daerah-daerah yang harus dilengkapi dengan guiding block adalah jalur lalu lintas kendaraan; di depan pintu masuk dan keluar dari dan ke tangga atau fasilitas persilangan dengan perbedaan ketinggian lantai; di depan pintu masuk dan keluar terminal transportasi umum atau area penumpang; pedestrian (trotoar) yang menghubungkan antara jalan dan bangunan; serta fasilitas umum menuju transportasi umum terdekat.

 

Penerapan fasilitas dan aksesibilitas yang memudahkan penyandang disabilitas tersebut berlaku bagi bangunan gedung, tapak bangunan, dan lingkungan luar bangunannya, baik yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta maupun perorangan ___ kecuali rumah tinggal pribadi ___ yang dikunjungi dan digunakan oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas. Misalnya, apartemen, gedung perkantoran, bank, pelayanan kesehatan, bandara, taman kota, dan lain sebagainya. Namun sayangnya, fasilitas umum guiding block tersebut kerap kali dijumpai dalam kondisi belum terpasang secara sempurna. Misalnya, lintasan guiding block terhalang oleh tiang listrik, pohon, tembok, kursi pedestrian, hingga rumpang karena adanya lubang di trotoar. 



 

Di samping kerap dijadikan tempat parkir, guiding block yang terpasang di trotoar bahkan seringkali dilindas para pengendara motor yang tak tertib karena ingin memotong jalan. Ketidakpahaman dan pengabaian masyarakat terhadap keberadaan guiding block tersebut membuatnya kerap kali dijumpai dalam kondisi yang rusak lantaran tak dijaga dan dirawat dengan baik. Padahal bagi penyandang disabilitas khususnya tuna netra, keberadaan guiding block merupakan sarana penunjang penting dalam menikmati fasilitas umum yang setara selayaknya masyarakat pada umumnya.

 

Sobat Revmen, keberadaan guiding block tersebut kiranya menjadi upaya pemenuhan hak yang bertujuan untuk menopang kemandirian penyandang disabilitas, sekaligus menciptakan lingkungan inklusif yang ramah bagi semua orang. Oleh karenanya, ketika mendapati penyandang tunanetra sedang melintasi guiding block, diharapkan kita tidak ikut berjalan di lintasan tersebut karena dapat mengganggu dan menghambat perjalanan mereka. Selain itu, dengan memahami hak-hak penyandang disabilitas, sudah sepatutnya kita jaga dan rawat guiding block sebagaimana fasilitas umum lainnya agar dapat berfungsi optimal demi mewujudkan Indonesia Tertib! #AyoBerubah #GerakanIndonesiaTertib

 

Sumber Foto:

https://www.beritajakarta.id/potret/album/6771/sosialisasi-ubin-pemandu-di-trotoar-jalan-jenderal-sudirman

 

Referensi:

Futagotrotoar.co.id

Mojok.co, 17/07/19

Megapolitan.kompas.com, 23/01/17

Goodnewsfromindonesia.id, 16/10/19

Permen PU Nomor 30 Tahun 2006

 

Reporter: Melalusa Susthira K.

Editor: Harod Novandi


Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: