Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

TARIAN LEGO LEGO SEBAGAI SIMBOL PERSATUAN BANGSA

Tari Lego-Lego
  • 05 Juli 2021
  • 0 Komentar

TARIAN LEGO LEGO SEBAGAI SIMBOL PERSATUAN BANGSA

Tari lego-lego merupakan sebuah simbol aktualisasi kerbersamaan atau persatuan masyarakat Alor. Semangat gotong royong, sikap supportive dan kerelaan memberikan motivasi merupakan makna tari lego-lego.

 

Jakarta (…….) Alor merupakan sebuah Kabupaten yang menarik di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten ini dikenal sebagai Negeri 1000 Moko. Apakah Sobat Revmen pernah mendengar Moko? Sebagaimana yang Sobat Revmen ketahui, Moko adalah benda perunggu yang memiliki bentuk mirip gendang atau nekara. Uniknya, Moko memiliki tiga fungsi sekaligus, yaitu sebagai alat musik, sebagai mas kawin dan sebagai alat pembayar denda. Di Alor, memiliki Moko dapat meningkatkan status sosial dan dianggap sebagai orang yang menghargai tradisi warisan leluhur.

 

Bukan hanya Moko, Alor juga memiliki kebudayaan atau tradisi lain yang tidak kalah menarik. Misalnya Alor memiliki 42 jenis bahasa daerah, memiliki artifak Al-Quran tertua di Asia Tenggara, memiliki upacara Ala Baloe, dan memiliki kuliner lokal yang bernama Jagung Titi, cemilan mirip popcorn khas Alor. Bagaimana dengan tarian? Tentu saja Alor memiliki tarian tradisional. Mereka menyebutnya dengan nama tari lego-lego. Meskipun namanya mirip, tapi ini bukan nama permainan anak-anak loh ya.

 

Tari lego-lego biasa digunakan dalam banyak kegiatan upacara adat di Alor, seperti untuk menyambut tamu, upacara pernikahan, dan lain sebagainya. Ada dua hal menarik tentang tari lego-lego. Pertama, secara kesejarahan, senjak dulu nenek moyang masyarakat Alor selalu melakukan suatu pekerjaaan atau kegiatan secara gotong royong. Setelah kegiatan berakhir mereka mensyukurinya dengan mengelilingi mesbah (tempat upacara) sambil berpegangan tangan dan menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Tuhan. Tarian tersebut dikenal sebagai tarian lego-lego. Dengan demikian lego-lego adalah bentuk puji syukur masyarakat Alor kepada Tuhan dalam bentuk tarian.