Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Tak Pakai Helm di Jalan Persawahan Kena Tilang Elektronik

GITertib, ETLE
  • 26 Juni 2022
  • 0 Komentar

Tak Pakai Helm di Jalan Persawahan Kena Tilang Elektronik

Di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah kejadian laka lantas di persawahan cukup tinggi. Sepanjang tahun 2021 jumlah kecelakaan ada 21 kejadian, enam di antaranya mengakibatkan meninggal dunia. Januari hingga Mei 2022, kejadian laka lantas ada 10 kejadian, tiga meninggal dunia.

Jakarta (26/06/2022), Sebuah foto viral di media sosial. Disebutkan dalam narasinya, seorang warga di Sukoharjo yang hendak ke sawah ditilang menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik karena tidak memakai helm. Foto itu pun sontak dibanjiri komentar bernada nyinyir.

Dikutip dari Suaramerdeka.com, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menjelaskan foto itu tidak sesuai seperti yang tertulis dalam narasinya. "Pengendara motor tersebut bukan petani yang hendak meladang lho, dan yang bersangkutan sudah mengakui kesalahannya. Bapak tersebut langsung menghubungi satlantas dan membayar denda melalui Briva," kata Kombes Iqbal, Kamis ( 23/6)

Di wilayah Sukoharjo, Iqbal menerangkan bahwa jalan-jalan penghubung antar kecamatan mayoritas adalah wilayah pedesaan sehingga cukup banyak pengendara yang melintas. "Di Kabupaten Sukoharjo kejadian laka lantas di persawahan cukup tinggi. Sepanjang tahun 2021 jumlah kecelakaan ada 21 kejadian, enam di antaranya mengakibatkan meninggal dunia. Pada Januari hingga Mei 2022, kejadian laka lantas ada 10 kejadian. Untuk tingkat fatalitasnya, 2 luka ringan, 5 luka berat dan tiga meninggal dunia," rincinya.

Sementara itu, seperti diberitakan Kompas.com, Panto Suwarno, warga Kecamatan Wonosari, Sukoharjo, mengaku sudah  membayar denda sebesar Rp 50.000.  Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menjelaskan bahwa  Panto tertangkap kamera ETLE berbasis kamera handphone atau disebut ETLE mobile.

Menurut Wahyu, selain tilang ETLE yang terpasang di jalan protokol, petugas Satlantas Polres Sukoharjo juga dibekali tilang ETLE mobile yang biasanya dipasang di helm petugas. Lalu juga ada ada petugas yang menggunakan kamera dan sudah dilengkapi dengan aplikasi ETLE. Tujuannya agar petugas bisa melakukan penindakan berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas .

"Ini untuk mengurangi interaksi petugas dengan pelanggar. Sehingga penerapan ETLE ini bisa meningkatkan efektivitas dalam rangka melakukan penegakan hukum dalam bidang lalu lintas," terangnya. Namun demikian, Wahyu juga meminta maaf atas munculnya polemik yang muncul di tengah masyarakat soal kasus itu.

Dilansir dari Suaramerdeka.com, Wahyu menambahkan pasal 291 ayat 2 merupakan aturan yang merujuk pada kedisiplinan setiap pengendara motor dalam menggunakan alat keselamatan saat berkendara.  Hal tersebut sudah tertuang dalam UU No.22 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menyebut bagi pengendara yangyang tidak sesuai aturan alias melanggar bisa kena denda hingga dipenjara.

"Kita senantiasa patroli di wilayah Sukoharjo untuk menekan fatalitas laka. Harapan kami dengan itu tingkat fatalitas laka akan menurun dan akan berimbas baik kembali kepada masyarakat," kata Kapolres.

Dalam kesempatan itu, Panto juga menjelaskan bahwa dirinya tak sadar apabila tertangkap kemera petugas saat berkendara tanpa pakai helm. "Saya pulang dari takziah. Lha saya ke sawah nengok anak buah yang sedang tanam (padi). Karena belum saya kasih makan dan minum, saya terus pulang," kata Panto di Mapolres Sukoharjo. Setelah itu, Panto mendapat kabar dari anaknya bahwa mendapat surat tilang dari kepolisian.

*ps

Sumber : Suaramerdeka.com dan kompas.com diakses 26 Juni 2022

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: