Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Pemuda Muhammadiyah Bumikan Revolusi Mental Lewat Dunia Kewirausahaan

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali bekerja sama dengan Kemenko PMK menggelar seminar kewirausahaan
  • 07 Oktober 2021
  • 0 Komentar

Pemuda Muhammadiyah Bumikan Revolusi Mental Lewat Dunia Kewirausahaan

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali menggelar seminar kewirausahaan sebagai upaya mencetak wirausahawan muda tangguh sebagai agen perubahan revolusi mental.

 

Jakarta (07/10/2021) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Bali bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar Seminar Nasional Gerakan Revolusi Mental pada Sabtu (2/10) lalu. Seminar dengan tema ‘Strategi dan Penguatan Kewirausahaan Melalui Digital Marketing Era New Normal’ tersebut dinilai tepat di masa pandemi Covid-19 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan. Sehingga melalui seminar ini diharapkan dapat mengasah kader Muhammadiyah sebagai entrepreneur atau wirausaha muda yang tangguh. Di mana hal tersebut sejalan dengan salah satu gerakan Revolusi Mental yakni Gerakan Indonesia Mandiri.

 

"Ini penting sebab sekarang banyak anak muda, khususnya kader muda Muhammadiyah yang justru lebih tertarik bicara politik ketimbang perekonomian,'' ujar Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, di Denpasar, Bali, Sabtu (2/10).

 

Berbicara mengenai historis, Buya Anwar sapaan akrab Anwar Abbas, mengatakan bahwa pada awal berdirinya Muhammadiyah dahulu justru banyak diisi oleh para pengusaha yang memiliki jiwa pejuang. Ia pun menyebut pengusaha memiliki peran dan andil penting karena merupakan penentu dari jalannya sebuah negara. Sehingga, hal tersebut menurutnya menjadi tantangan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia untuk dapat mencetak para kadernya di berbagai lini, tak terkecuali di bidang wirausaha.

 

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Sosial, Faozan Amar menyebut kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan pembangunan sumber daya manusia dan kebudayaan Indonesia. Di mana ia mengajak pemuda Muhammadiyah untuk menjadi agen perubahan revolusi mental yang berkemajuan, khususnya dalam bidang kewirausahaan. Ia pun mengingatkan bahwa di samping bekal aspek teoritis, dalam dunia bisnis penting kiranya agar pemuda berani pula untuk terjun mempraktekannya langsung di lapangan.

 

"Kami berharap melalui seminar ini mampu melahirkan jiwa-jiwa wirausaha di kalangan kader muda Muhammadiyah Bali. Karena pemuda hari ini akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” terang Faozan.

 

Adapun Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Rachmatulloh Baja, menambahkan pihaknya siap untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholder terkait guna mencetak para pengusaha muda, khususnya di bidang digital marketing dalam rangka menyongsong era Revolusi Industri 4.0.

 

"Pemuda Muhammadiyah siap berkolaborasi dengan stakeholder digital marketing, baik pemerintah maupun swasta," pungkasnya.

 

Dalam seminar tersebut hadir pula sebagai pembicara, praktisi IT sekaligus pengusaha, Hendro W. Saputro. Kegiatan yang diikuti oleh para kader Muhammadiyah se-Bali tersebut dilangsungkan secara hybrid, baik luring dan daring. Adapun acara luring dilaksanakan di Wisma Sejahtera Kemenag, Denpasar, Bali, dengan menerapkan protokol kesehatan kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Seminar tersebut  terlaksana sebagai salah satu rangkaian agenda tahun 2021 bagian dari nota kesepahaman bersama (MoU) antara PP Muhammadiyah dengan Kemenko PMK dalam Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Tahun 2020-2024. #AyoBerubah #RevolusiMental #GerakanIndonesiaMandiri

 

Sumber Foto:

https://republika.co.id/berita/r0dz55385/pemuda-muhammadiyah-dorong-revolusi-mental-lewat-wirausaha

 

Referensi:

Kumparan.com. (2021). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.

Republika.co.id. (2021). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.

Suaramuhammadiyah.id. (2021). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.

Harianmerapi.com. (2021). Diakses tanggal 4 Oktober 2021.

 

Reporter: Melalusa Susthira K.

Editor: Wahyu Sujatmoko

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: