Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Olah Semua, Cegah Jadi Sampah

GIBersih, Sampah, bahan makanan
  • 20 Mei 2022
  • 0 Komentar

Olah Semua, Cegah Jadi Sampah

Ada banyak cara mengurangi sampah makanan. Tradisi di Indonesia menyumbang  resep mengolah makanan dan bahan sisa.

Jakarta (20/05/2022) Menyelamatkan bahan dan makanan sisa  untuk menjadi makanan baru sudah menjadi tradisi di Indonesia, khususnya di Jawa. Dan makanan baru ini punya nilai tambah yang unik. Hal ini disampaikan oleh ahli kuliner, nutrisi, dan gizi dari Universitas Gadjah Mada, Murdijati Gardjito.

Menyelamatkan makanan sisa sebelum jadi sampah menjadi makanan baru yang bisa dimakan bukanlah hal yang baru. Beberapa di antaranya bahkan sudah dilakukan sejak zaman dahulu. “Dalam riset, saya menemukan ada 3.257 makanan dari 1.041 dapur daerah di Indonesia,“ katanya seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Selain tradisi di Indonesia, dilansir dari Kompas.com, ada banyak pula ide mengolah bahan makanan dari  koki profesional yang disarikan dari The Guardian dan NY Times. Berikut beberapa resepnya.

Olahan sisa nasi. Selain dijadikan nasi goreng, dalam tradisi Jawa, nasi bisa diolah menjadi intip (rice crust) dan meniran. Intip dikenal juga sebagai kerak nasi. Ketika masih hangat, kerak ini akan dikeringkan dan digoreng hingga renyah. Cara lainnya adalah dengan menambahkan kelapa parut ke dalamnya. Meniran adalah camilan yang dibuat dari sisa beras merah. Meniran dibuat dengan menir yang dimasak setengah matang ditambahkan garam, santan, daun pandan, dan dibungkus dengan daun pisang. Ini dikukus selama satu jam.

Tempe gembus. Tempe gembus ini kaya dengan serat dan protein kedelai yang tak larut air. Sisa pembuatan tahu ini akan diberi tambahan ragi tempe untuk membuatnya menjadi tempe gembus.

Dendeng jantung pisang. Jantung pisang juga bisa diolah menjadi dendeng jantung pisang untuk alternatif pengganti daging bagi vegetarian dan vegan.

Kaldu Tulang. Jika ada sisa tulang ayam yang tidak dipakai, manfaatkan sebagai bahan untuk membuat kaldu tulang yang enak. Ambil tulang ayam lalu tambahkan air dan sayuran. Kemudian masak perlahan dengan api kecil. Seluruh sari kaldu yang ada di dalam tulang akan keluar. Kaldu ini bisa digunakan untuk aneka masakan lainnya.

Selada sayuran. Manfaatkan semua bagian dari sayuran bahkan hingga kulitnya. Seperti contoh, wortel, bit dan kentang tidak perlu dikupas kulitnya untuk dibuat salad. Bersihkan saja kulitnya kemudian potong-potong rebus dan diberi bumbu.

Acar. Acar dapat dibuat dari bermacam-macam bahan. Campurkan cuka, air, gula dengan perbandingan 3:2:1 kemudian masukan bahan yang ingin dijadikan acar. Sayuran dan buah dari bagian kulit sampai dagingnya bisa dijadikan acar. Simpan acar di lemari pendingin dan siap dijadikan pelengkap aneka hidangan.

Bumbu dari lemak daging. Lemak daging bisa dimasak sebagai bumbu masakan lainnya. Simpan lemak daging di dalam wadah ke dalam lemari es. Lemak ini bisa digunakan pula untuk menumis atau campuran minyak goreng agar rasa masakan lebih gurih.

Gorengan sayur atau Bakwan.  Sisa sayuran bisa kamu ubah menjadi gorengan seperti bakwan atau tempura sayuran. Iris-iris tipis sisa sayuran kemudian campurankan ke dalam adonan tepung berbumbu dan goreng.

Bubuk kulit jeruk. Sisa kulit jeruk juga bisa kamu manfaatkan untuk mengurangi sampah makanan. Caranya keringkan kulit jeruk kemudian hancurkan hingga menjadi bubuk. Bubuk kulit jeruk ini bisa dipakai untuk masakan kue sebagai penambah aroma.

Tumisan Batang Kol/Brokoli. Ketika membeli kembang kol atau brokoli, kita akan mendapatkan sebonggol kembang kol lengkap dengan daun dan batang. Jangan ragu untuk mengolah semua bagiannya baik daun atau batangnya. Tumis menjadi sayuran tumis yang enak.

Garam beraroma dari kulit sayur. Cara membuat garam beraroma pakai kulit sayur yaitu keringkan sisa kulit sayur di oven sampai benar-benar kering. Kemudian angkat dan hancurkan dengan garam. Garam aroma ini bisa dipakai untuk masakan.

Fermentasi Lemon. Lemon biasanya yang dipakai adalah airnya. Setelah diperas, manfaatkan jeruk lemon untuk difermentasi. Iris tipis sisa jeruk lemon kemudian pijat-pijat dengan garam. Kemas di dalam stoples dan biarkan di suhu ruang selama empat hari. Hasilnya adalah lemon bumbu asam yang enak yang bisa dipakai sebagai pengganti air lemon biasa.

*PS

Sumber

Kompas.com diakses 20 Mei 2022

CNNIndonesia.com diakses 20 Mei 2022

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: