Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

MENYALAKAN DESA MELALUI PROGRAM INDONESIA TERANG

PJU tenaga surya di pedesaan
  • 13 September 2021
  • 0 Komentar

MENYALAKAN DESA MELALUI PROGRAM INDONESIA TERANG

Program Indonesia Terang (PIT) yang digagas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memanfaatkan energi lokal di sebuah wilayah dengan melakukan pembangunan pembangkit dan transmisi listrik secara off-grid berbasis desa atau pulau, sehingga tidak harus menunggu datangnya jaringan listrik dari pusat.


Jakarta (19/08/2021) Tahun 2016 pemerintah menggagas Program Indonesia Terang (PIT). Gagasan ini muncul sebagai upaya pelayanan pemerintah dalam melakukan elektrifikasi daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan, dengan memaksimalkan sumber energi terbarukan di wilayah setempat, seperti energi surya, energi angin dan mikrohidro. Targetnya adalah meningkatkan rasio kelistrikan nasional dari 86% pada tahun 2015, menjadi 97% pada tahun 2019. Target tersebut dapat diwujudkan dengan melakukan elektrifikasi ke 12.659 desa di seluruh Indonesia.

 

PIT merupakan program yang digagas oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun demikian program ini bukan untuk menjadi pesaing Perusahaan Listrik Negara (PLN), melainkan menjadi mitra pelengkap. Sebab PIT hanya menyasar daerah-daerah pelosok yang tidak dimasuki jaringan PLN.

 

Pertanyaannya, apakah PIT sudah mencapai target yang dicanangkan? Jawabannya sudah. Menurut laporan dari Kementerian ESDM, hingga kuartal I tahun 2021, rasio elektrifikasi sudah mencapai 99,28 persen, dengan rasio desa berlistrik mencapai 99,59 persen. Melalui data itu, Kementerian ESDM menyataka bahwa masih terdapat 542.124 rumah tangga dan 346 desa yang belum merasakan aliran listrik. Target Kementerian ESDM adalah mencapai eletrifikasi 100% pada tahun 2022.

 

Tentu saja ketika berbicara mengenai listrik bukan hanya mengenai urusan penerangan, melainkan juga keberadaan dan kecukupan energi kelistrikan. Kecukupan energi listrik menjadi salah satu faktor yang menentukan suatu daerah dalam menggerakkan potensi ekonominya. Jika pasokan energi listrik cukup, maka masyarakat akan semakin produktif dan taraf hidup masyarakat ikut meningkat.

 

Sobat Revmen, listrik menjadi salah satu sumber yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain untuk penerangan, listrik juga menjadi energi penggerak air, komputer, jaringan telekomunikasi, dan lain-lain. Tanpa listrik, masyarakat akan mengalami kesulitan untuk bekerja, belajar atau beribadah. Untuk itu Program Indonesia Terang merupakan salah satu solusi untuk kemajuan Indonesia ke depan. Bagi kita yang sudah menikmati manfaat listrik, mari kita optimalkan daya gunanya untuk menjadi individu-individu yang produktif dan dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Namun jangan lupa untuk tetap hemat energi, demi kelangsungan elektrifikasi. Gerakan hemat energi juga merupakan salah satu wujud dari revolusi mental yang dilakukan oleh masyarakat. #AyoBerubah #GerakanIndonesiaMelayani

 


Referensi:

Esdm.go.id. (2021). Diakses tanggal 17 Juni 2021.

Ekonomi.bisnis.com. (2016). Diakses tanggal 17 Juni 2021.

Kominfo.go.id. (2016). Diakses tanggal 17 Juni 2021.

 

 

Penulis: Robby Milana

Editor: Wahyu Sujatmoko

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: