Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Kian Menjamur, Gotong Royong Atasi Kelaparan Lewat Etalase Nasi Gratis

Semangat gotong royong melalui etalase nasi gratis seperti Nasi Gratis Jogja dan Nasi Estafet untuk mengatasi kelaparan dan berbagi kepada yang membutuhkan
  • 13 April 2021
  • 0 Komentar

Kian Menjamur, Gotong Royong Atasi Kelaparan Lewat Etalase Nasi Gratis

Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia kini dijumpai dengan cara-cara baru, salah satunya ialah lewat etalase nasi gratis yang kian menjamur di sejumlah wilayah Indonesia.

 

Jakarta (08/04/2021) Pandemi Covid-19 berdampak pada berbagai sektor kehidupan. Di mana, sektor ekonomi mendapat hantaman terparah, yang membuat sebagian masyarakat menjadi kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari. Namun dengan semangat gotong royong yang merupakan jati diri bangsa Indonesia, masyarakat pun berperan aktif saling bahu membahu merespon dampak pandemi. Salah satunya ialah melalui kemunculan etalase-etalase nasi gratis yang dapat menolong mereka yang membutuhkan dalam mencukupi kebutuhan pangan harian. Bahkan, etalase-etalase nasi gratis tersebut kian menjamur dan telah menyebar di berbagai daerah di Indonesia loh, sobat Revmen!

 

Salah satu etalase nasi gratis yang keberadaannya cukup banyak dikenal ialah Tempat Nasi Gratis Jogja. Sesuai namanya, etalase nasi gratis yang pertama kali muncul pada Februari 2019 silam itu berada di wilayah Yogyakarta dan tersebar di sebelas titik, di antaranya di Janti, Seturan, Kaliurang, Lempuyangan, hingga Godean. Tempat Nasi Gratis Jogja yang diinisiasi oleh Veronica Christamia Juniarmi itu dapat menyediakan 150-200 bungkus nasi setiap harinya yang boleh diambil siapa saja yang membutuhkan. Tak terbatas nasi kotak atau nasi bungkus, sobat Revmen yang tertarik menyumbang pun dapat mengisi etalase ini dengan sembako, jajanan, buah, ataupun minuman lainnya.

 

Ada pula konsep etalase nasi gratis serupa dengan nama Nasi Estafet yang juga digagas pada 2019 silam di tujuh lokasi strategis Yogyakarta. Dinamakan Nasi Estafet karena etalase ini difungsikan bak media perantara estafet kebaikan, di mana setiap orang bebas untuk mengisi (apapun bentuknya) yang tujuannya agar diambil oleh orang yang lebih membutuhkan. Mengutip Kumparan, penggagas Nasi Estafet, Adhit Dibyandaru, mengaku dukungan masyarakat Yogyakarta sangat tinggi, bahkan tak jarang ada orang yang ingin berdonasi nasi bungkus dengan memesankan makanan via ojek online untuk kemudian ditaruh ke etalase Nasi Estafet.

 

Selain Tempat Nasi Gratis Jogja dan Nasi Estafet, kesadaran gotong royong untuk membantu mereka yang kelaparan pun mulai terbangun di tengah masyarakat. Tercatat di kota-kota lain mulai bermunculan etalase nasi gratis serupa dengan nama yang berbeda-beda. Mulai dari, Purwakarta, Jombang, Surabaya, Madiun, Bontang, hingga Gorontalo. Sebelumnya pada 2018 silam, keberadaan Tempat Nasi Gratis di Kota Bandung mencuri perhatian dan viral di sosial media. Kemunculannya pun ditengarai memantik semangat masyarakat di kota-kota lain untuk mereplikasi etalase nasi gratis serupa, baik diinisiasi perorangan maupun komunitas.

 

Kebanyakan etalase nasi gratis terletak di pinggir jalan dan tidak ada petugas khusus yang berjaga, yang membuat siapa pun mudah menjangkaunya. Sehingga keberadaan etalase nasi gratis di berbagai kota ini mengandung muatan edukatif karena sekaligus mengajak masyarakat untuk mengedepankan sikap jujur, saling menghargai, dan tenggang rasa ___ alih-alih hanya sekedar menolong mereka yang kelaparan. Tentunya, etalase nasi gratis ini utamanya ditujukan bagi mereka yang paling membutuhkan, seperti musafir, duafa, tunawisma, pekerja di jalanan, dan lain sebagainya. Biasanya di kaca etalase akan ditempelkan stiker himbauan, agar tiap orang mengambil satu bungkus saja.

 

Dengan konsepnya yang terbuka bagi publik itu, keberadaan etalase nasi gratis lekat dengan muatan gotong royong. Karena tak hanya siapa pun boleh mengambil, namun siapa pun boleh mengisi etalase nasi gratis tersebut. Kemunculan etalase nasi gratis yang kian menjamur di berbagai wilayah Indonesia pun kiranya menjadi amat terasa manfaatnya ketika pandemi melanda. Selain bermanfaat menolong mereka yang kelaparan, keberadaan etalase nasi gratis sekaligus dapat membantu usaha kecil bertahan ketika situasi pandemi. Misalnya dengan cara membeli nasi bungkus di warung-warung kecil tersebut untuk disumbangkan di etalase nasi gratis.

 

Inspiratif sekali bukan, sobat Revmen? Oleh karenanya, keberadaan etalase nasi gratis ini dapat menjadi salah satu wadah yang tepat bagi masyarakat untuk bergotong royong saling menjaga dan berbagi terlebih ketika menghadapi masa-masa sulit pandemi. Yuk sobat Revmen dengan bekal semangat gotong royong, kita bersatu dan bahu membahu songsong masa depan bangsa!

 

 

Sumber Foto:

I: https://jogja.tribunnews.com/2020/03/26/inilah-pencetus-ide-bagi-nasi-gratis-jogja-hingga-relawan-covid-19

II: https://kumparan.com/kumparannews/pria-di-sleman-gagas-nasi-estafet-konsep-baru-sedekah-makanan-gratis-1sON04qW0b8/full

 

 

Referensi:

Kumparan.com, 06/12/19

Jogja.suara.com, 21/08/20

Blog.kitabisa.com, 15/09/20

 

Reporter: Melalusa Susthira K.

Editor: Wahyu Sujatmoko.

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: