Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Kemenko PMK Apresiasi Gotong Royong Tanam Kopi di Gunung Gambar

UGM, GNRM, GIMandiri, KKN RM
  • 21 Agustus 2022
  • 0 Komentar

Kemenko PMK Apresiasi Gotong Royong Tanam Kopi di Gunung Gambar

Semangat mahasiswa KKN UGM bersama masyarakat dengan menanam pohon dan menghadirkan kesejahteraan perlu mendapat apresiasi.

Yogyakarta (20/08/2022), Mengakhiri pengabdian selama dua bulan di Gunung Gambar, Kapanewonan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul, KKN PPM Tematik Universitas Gadjah Mada Unit Yono VIII Ngawen mendapat kunjungan Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan Kemenko PMK, Jazziray Hartoyo. Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan mahasiswa-mahasiswa KKN PPM UGM dalam pengejawantahan nilai-nilai revolusi mental seperti etos kerja, gotong-royong dan integritas.

Dikutip dari kabardesakita.com, upaya para mahasiswa UGM ini juga membangkitkan perekonomian desa yang terus berupaya memperkenalkan kopi Gunung Gambar (Kopi GG) kepada masyarakat luas. Tak hanya itu masyarakat juga banyak memperoleh ilmu dalam mengolah racikan kopi yang nantinya bisa dinikmati oleh semua kalangan.

Dalam kunjungan ini, seperti dikutip ugm.ac.id, Jazziray Hartoyo turut melakukan penyemaian bibit pohon kopi dan  melakukan  penanaman pohon Jambu Kristal.

“Saya mengapresiasi KKN PPM Tematik yang dilakukan mahasiswa UGM yang telah berhasil mengejawantah nilai-nilai revolusi mental, utamanya gotong royong.  Dan di sini sudah sangat tampak dalam pelaksanaannya yaitu menyemai dan menanam pohon kopi," ujarnya, Jumat sore (12/8).

Ditambahkan, penanaman ini sebagai upaya menjaga kondisi alam karena di Gunung Gambar yang secara turun temurun masih ditemui ada yang berupaya menebang tetapi tidak ada yang menanam lagi. Revolusi mental anak muda ini perlu dijaga.

“Oleh karena itu, jika orang tua menanam kemudian anak menebang maka anak tersebut seharusnya juga menanam kembali. Ini yang diwujudkan KKN Tematik yang ada di Gunung Gambar ini oleh mahasiswa-mahasiswa UGM,” katanya seraya menuturkan bahwa gerakan menanam ini

juga bagian isu terpenting yang sedang di gaungkan oleh Presiden Jokowi dalam menghadapi perubahan iklim dunia.

Penyemaian pertama sebanyak 700 bibit pohon merupakan angkatan pertama. Kemenko PMK berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti tetapi berlanjut di angkatan-angkatan berikutnya. Hal tersebut perlu terus dilakukan mengingat di sepanjang perjalanan menuju Gunung Gambar, Ngawen, Gunung Kidul terlihat banyak lahan-lahan kosong dan lahan-lahan kering.

Bangkitkan Perekonomian Desa

Apresiasi juga datang dari Direktur Pengabdian kepada Masyarakat, Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada. Menurutnya semangat mahasiswa KKN bersama masyarakat untuk menghadirkan kesejahteraan perlu mendapat apresiasi.

“Kalau pada tahun 2013 KKN itu datang pergi. Datang pergi tidak menghasilkan apapun maka setelah itu KKN memilih satu tempat untuk bisa dilakukan KKN oleh mahasiswa selama 3-5 tahun dengan dosen pembimbing lapangan yang sama terus," ucapnya.

KKN di Gunung Gambar, kata Irfan, dimulai sejak tahun 2018 dan diinisiasi oleh Dr. Supriyanta bersama teman-teman dari Fakultas Pertanian UGM dengan mendatangi dan membangun Gunung Gambar. Kenapa dipilih lokasi ini karena di lokasi ini terdapat makam Pangeran Samber Nyowo dan terdapat komunitas Hindu Jawa.

Kondisi ini menarik karena di tengah mayoritas Islam di tanah Jawa ada lokasi yang dihuni oleh masyarakat Hindu Jawa. Kemudian tidak jauh dari lokasi KKN yaitu di Desa Wonosadi terdapat sumber air yang harus dipertahankan.

“Menjaga sumber air salah satunya dengan menanam pohon, tapi tentunya tidak asal tanam pohon namun bagaimana upaya kita agar pohon-pohon tersebut juga membawa dampak ekonomi untuk masyarakat. Karenanya teman-teman mahasiswa KKN UGM kemudian mengintrodusir dengan tanaman-tanaman kopi yang bermanfaat,"jelasnya.

Nilai-nilai kegotong royongan KKN kali ini, kata Irfan, terlihat pada keberhasilan melibatkan Etira sebagai perusahaan dari Jawa Timur yang menyumbang satu truk pupuk organik. Pupuk inipun merupakan hasil produksi bersama dengan Fakultas Pertanian UGM.

Keberhasilan juga terlihat dengan melibatkan Puslit Kopi Kakao dari Jember dengan mengirim bibit-bibit kopi berkualitas ke lokasi KKN UGM Gunung Gambar. Selain itu, mendatangkan Komunitas Kopi Yogyakarta ke Gunung Gambar yang turut mengedukasi masyarakat terkait bagaimana memproses biji kopi dari pemilahan hingga roasting dan penyajian.

Ananda Prawira Respati, Kormanit KKN UGM Unit Yono VIII Ngawen, menjelaskan ada 30 mahasiswa UGM yang melakukan pengabdian di Kapanewon Ngawen dan tersebar di 3 desa yang berbeda, yaitu Desa Kampung, Desa Tancep dan Desa Sambirejo. Di desa Kampung terdapat 2 subunit yaitu di Gunung Gambar dan Gudang, Desa Tancep di dusun Wonongso, dan Desa Sambirejo di dusun Tobong.

Mengingat dengan akan berakhirnya program KKN maka KKN UGM Unit Yono VIII Ngawen mengadakan program Ngopi Bareng bersama pejabat dari Kemenko PMK, Direktorat PKM UGM dan masyarakat. Ngopi Bareng ini sebagai bentuk keberhasilan mahasiswa dalam mengedukasi dan memberdayakan masyarakat.

“Di Gunung Gambar ini masyarakat menganut agama Hindu Jawa dan Islam dan terlihat dalam gotong royong menanam kopi ini. Beberapa program lain yang kami lakukan adalah pembaruan wisata Watu Tetes dengan memperbaiki plang dan pemasangan gapura besi dipasang lampu-lampu agar lebih akseseble untuk mereka yang akan mengunjungi Watu Tetes," papar Ananda.

Program-program lain yang dilaksanakan antara lain mengajar di SD tentang literasi digital, sexual education, bahasa Inggris, pelatihan membuat sabun serta pembuatan lilin terapi.

Suparna, Lurah Kampung, Kapanewonan Ngawen, Kabupaten Gunung Kidul  turut memberikan apresiasi kepada para mahasiswa KKN UGM. Masyarakat merasakan dampak kehadiran para mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan.

“Kami sangat terbantukan dengan pemberdayaan yang dilakukan para mahasiswa, terutama berdampak pada ekonomi masyarakat," katanya.

*Sumber ugm.ac.id dan kabardesakita.com diakses 20 Agustus 2022

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: