Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Kartu Indonesia Anak (KIA), Wujudkan Tertib Adminduk Sejak Dini

Tertib administrasi kependudukan lewat Kartu Indonesia Anak (KIA)
  • 30 April 2021
  • 0 Komentar

Kartu Indonesia Anak (KIA), Wujudkan Tertib Adminduk Sejak Dini

Lewat Kartu Indonesia Anak (KIA), kiranya dapat membangun kesadaran masyarakat untuk semakin membudayakan tertib administrasi kependudukan bahkan sejak usia dini.

 

Jakarta (22/04/2021) Sobat Revmen yang belum genap 17 tahun adakah yang memiliki KIA? KIA yang merupakan singkatan dari Kartu Identitas Anak adalah dokumen administrasi kependudukan (adminduk) bagi warga negara Indonesia yang berusia kurang dari 17 tahun. KIA menjadi wujud pemerintah memberikan jaminan status hukum dan perlakuan non diskriminatif kepada setiap warga negara Indonesia, tak terkecuali anak. Namun sayangnya, kesadaran masyarakat akan tertib administrasi kependudukan menjadi salah satu faktor kepemilikan KIA juga masih belum merata. Nah sobat Revmen, yuk kita pelajari lebih lanjut apa itu KIA serta manfaatnya!

 

Program penerbitan dan kepemilikan KIA yang dicanangkan pemerintah sejak tahun 2016 ini telah berlaku secara nasional. Selayaknya Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk orang dewasa pada umumnya, KIA berlaku sebagai bukti identitas resmi untuk anak di bawah 17 tahun. Sama seperti KTP, kartu ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten/Kota. KIA memiliki dua versi, untuk anak usia 0 hingga 5 tahun yang tak perlu menyertakan foto, dan untuk anak usia di atas 5 tahun dan di bawah 17 tahun yang menggunakan foto.

 

Nah, masa berlaku kartu ini ternyata juga berbeda lho, sobat Revmen! Untuk KIA bagi anak usia kurang dari 5 tahun maka akan habis ketika mereka menginjak usia 5 tahun. Sedangkan bagi anak usia di atas 5 tahun, maka masa berlakunya akan habis sampai anak berusia 17 tahun kurang satu hari. Kemudian ketika anak berulang tahun yang ke-17, maka KIA akan secara otomatis diubah menjadi KTP karena nomor yang tertera di KIA akan sama dengan yang ada di KTP. Wuih, keren bukan sobat Revmen? Negara-negara maju seperti Belanda, Belgia, Swiss, hingga Swedia pun juga memiliki kartu identitas yang dikhususkan untuk anak-anak, lho!

 

Tertib administrasi kependudukan amatlah penting, begitu pula terhadap kepemilikan KIA. Selain berfungsi meningkatkan pendataan agar pemerintah memiliki data valid mengenai jumlah penduduk Indonesia, KIA juga memiliki banyak manfaat bagi anak itu sendiri. Bila sebelumnya anak membawa akta kelahiran atau Kartu Keluarga (KK) sebagai tanda pengenal, dengan KIA maka akan semakin memudahkan untuk dibawa ke mana-mana karena berbentuk kartu seperti KTP. KIA pun dapat mendorong kemandirian anak, karena dapat digunakan untuk persyaratan mendaftar sekolah, membuka tabungan di bank, mendaftar BPJS, mengurus klaim asuransi hingga digunakan dalam pengurusan imigrasi. Tak kalah penting, KIA juga berfungsi untuk mencegah terjadinya perdagangan anak.

 

Proses pembuatan KIA tidak dipungut biaya alias gratis lho, sobat Revmen! Pemohon atau orang tua anak menyerahkan persyaratan penerbitan KIA seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), KTP asli kedua orangtua/wali, dan pas foto ukuran 2x3 sebanyak dua lembar bagi anak usia di atas 5 tahun ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten/Kota. Bahkan di beberapa Disdukcapil seperti Kota Bandung, Tangerang, dan Sragen, telah disediakan mesin anjungan untuk menerbitkan dan mencetak KIA secara mandiri sehingga semakin mudah dan cepat.

 

Melengkapi dokumen administrasi kependudukan termasuk kepemilikan KIA, menjadi salah satu wujud aksi nyata revolusi mental yaitu Indonesia Tertib. Melalui KIA, hal tersebut sekaligus dapat melatih anak untuk terbiasa tertib administrasi kependudukan sejak dini. Bagaimana sobat Revmen, sudah punya KIA/KTP belum? Bila ada anggota keluarga yang belum memiliki KIA/KTP juga, yuk segera kita urus! Sebagai warga negara Indonesia yang baik mari sama-sama kita budayakan tertib dalam hal administrasi kependudukan dimulai dari diri kita sendiri! #AyoBerubah #IndonesiaTertib

 

 

Sumber Foto:

https://foto.tempo.co/read/77943/penyerahan-kartu-identitas-anak-di-grobogan-pecahkan-rekor-muri#foto-3

 

Referensi:

Indonesia.go.id, 28/08/19

Dukcapil.kemendagri.go.id, 11/08/20

Kumparan.com, 26/03/21

Kompas.com, 23/03/21

 

Reporter: Melalusa Susthira K.

Editor: Wahyu Sujatmoko

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: