Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Ijen Geopark Berharap Jadi Global Geopark Ketujuh Indonesia

ijen geopark, unesco
  • 02 Juni 2022
  • 0 Komentar

Ijen Geopark Berharap Jadi Global Geopark Ketujuh Indonesia

Sembilan Juni sampai 13 Juni 2022 ini tim asesor dari Unesco Global Geopark (UGG) akan melakukan asesmen lapangan Ijen Geopark. Diharapkan Ijen geopark akan menjadi Unesco Global Geopark ketujuh milik Indonesia.

Jakarta (2/6/2022), Tim Asesor dari Unesco Global Geopark (UGG) akan melakukan asesmen lapangan Geopark Ijen mulai 9 Juni ini. Geopark Ijen terletak di 2 wilayah Kabupaten, yaitu Kabupaten Banyuwangi dan wilayah Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Nama Ijen diambil dari Gunung Ijen yang menjadi dasar pembentukan cerita geologi di keseluruhan kawasan geopark ini, serta hubungannya dengan unsur biologi maupun budaya yang ada di sekitarnya.

Usulan menjadi geopark dengan status Unesco sudah diserahkan sejak tahun 2020. Di Indonesia sendiri saat ini terdapat 14 geopark dengan status Geopark Nasional serta 6 geopark dengan status Unesco Global Geopark. Geopark Nasional Ijen mengacu pada dasar Keputusan Komite Nasional Geopark Indonesia yang menetapkannya menjadi Geopark Nasional pada 30 November 2018.

Dilansir dari geoparkijen.jatimprov.go.id, terdapat 21 situs geologi,  6 situs biologi, 10 situs budaya benda dan 8 situs budaya tak benda yang dikembangkan, mulai dari skala lokal hingga skala internasional. Salah satu dari banyak situs geologi yang mempunyai fenomena luar biasa adalah Kawah Ijen, danau kawah paling asam di bumi dengan api biru yang muncul di daerah Solfatara.

Menjadi taman bumi dengan status Unesco tentunya tak mudah karena  kawasan taman bumi itu harus memiliki unsur-unsur geologi terkemuka (outstanding) - termasuk nilai arkeologi, biologi, dan budaya yang ada di dalamnya - dimana masyarakat setempat diajak berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam. Sebuah keberuntungan jika Geopark Ijen masuk warisan dunia. Sebab, tentu saja situs-situs di dalam area Ijen Geopark akan mendapatkan promosi di kancah internasional. 

Situs geologi Kawah Ijen adalah destinasi wisata andalan yang memiliki blue fire yang sangat langka di dunia. Kemudian ada Kawah Wurung destinasi yang dikenal dengan Bukit Teletubbies. Juga ada Aliran Asam Kalipait, Komplek Mata Air Panas Blawan, Lava Blawan, Air Terjun Gentongan, Aliran Lava Blalangan, Dinding Kaldera Ijen Megasari dan Taman Batu So'on Solor.

Untuk situs biologi tak kalah menariknya, ada Hutan Pelangi, Kopi Bondowoso, Savana Sadengan. Sementara situs budaya sebut saja Struktur Gua Butha Sumber Canting, Struktur Gua Butha Cermee, Situs Megalitik Maskuning Kulon, Singo Ulung dan Tari Petik Kopi.

Pemerintah daerah Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Bupati Banyuwangi,  saat ini terus berupaya melakukan komunikasi dan koordinasi. Usaha ini untuk memantapkan persiapan penyambutan asesor Ijen Geopark dan meminimalisir kekurangan dengan harapan Ijen Geopark langsung lulus menjadi Global Geopark ketujuh  milik Indonesia.

*ps

Sumber : Geoparkijen.Jatimprov.go.id

 

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: