Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Gotong Royong Tanggulangi dan Pulihkan Dampak Pandemi Lewat Vaksinasi Gotong Royong

gotong royong masyarakat mempercepat tercapainya herd immunity
  • 13 April 2021
  • 0 Komentar

Gotong Royong Tanggulangi dan Pulihkan Dampak Pandemi Lewat Vaksinasi Gotong Royong

Vaksinasi Gotong Royong menjadi wujud gotong royong masyarakat khususnya sektor swasta dengan pemerintah dalam mempercepat tercapainya herd immunity  maupun pemulihan ekonomi.

Jakarta (13/04/2021) Gotong royong adalah perasan dari Pancasila yang menjadi jati diri bangsa Indonesia. Praktik gotong royong yang telah berlangsung secara turun temurun terjelma dalam berbagai bidang. Tak terkecuali ketika program vaksinasi Covid-19 berjalan saat ini, gotong royong pun diimplementasikan dengan hadirnya Vaksinasi Gotong Royong. Hal tersebut kiranya menjadi wujud gotong royong mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19, di samping Vaksinasi Program yang dijalankan pemerintah.

Proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah berjalan, sebagaimana diawali oleh Presiden Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang disuntik vaksin corona pada 13 Januari 2021 lalu. Guna mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid-19 agar segera tercapai kekebalan kelompok (herd immunity) di Indonesia, maka dibukalah jalur Vaksinasi Gotong Royong. Hasil koordinasi pemerintah dengan sektor swasta tersebut memungkinkan perusahaan mengadakan program vaksinasi untuk karyawan, di luar vaksinasi gratis program pemerintah. Melansir Kompas.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, mengatakan alasan penamaan Vaksinasi Gotong Royong karena memuat semangat kebersamaan untuk membantu pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Pengadaan jenis vaksin Gotong Royong tidak menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Dalam hal ini Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Bio Farma (Persero) bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) terkait pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Gotong Royong. Vaksinasi Gotong Royong sendiri adalah pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan/karyawati/buruh dan keluarganya yang pendanaannya ditanggung atau dibebankan pada perusahaan/badan hukum/badan usaha sehingga penerima Vaksinasi Gotong Royong tidak akan dipungut bayaran atau gratis. Vaksinasi Gotong Royong juga tidak berlaku untuk vaksinasi perorangan.

Berbeda dengan Vaksinasi Program yang dilakukan di fasyankes milik pemerintah, pada program Vaksinasi Gotong Royong penyelenggaraan dilakukan di fasyankes milik swasta/masyarakat yang telah memenuhi persyaratan dengan pelaksanaannya tetap berkoordinasi dengan dinas kesehatan Kabupaten/Kota setempat. Berdasarkan ketentuannya, vaksin yang nantinya akan diberikan pada Vaksinasi Gotong Royong pun diharuskan berbeda dengan vaksin yang diberikan pada Vaksinasi Program. Mengutip CNN, vaksin yang digunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong rencananya didatangkan secara bertahap mulai akhir April ini, dan akan menggunakan vaksin Sinopharm, CanSino, serta Sputnik V yang pendistribusiannya akan dilaksanakan oleh PT Bio Farma (Persero) ke fasyankes milik masyarakat/swasta yang bekerja sama dengan badan hukum/badan usaha.

Vaksinasi Gotong Royong yang bersifat sukarela dan sosial dapat menjadi pilihan bagi swasta yang memiliki kemampuan menanggung biaya vaksinasi bagi karyawannya. Sehingga dapat melengkapi sekaligus meringankan Vaksinasi Program yang diberikan pemerintah secara gratis kepada masyarakat guna mempercepat tercapainya herd immunity. Tak hanya itu, dengan diadakannya Vaksinasi Gotong Royong juga diharapkan dapat membangkitkan sektor swasta di Indonesia, menggerakan roda usaha, dan mempercepat pemulihan ekonomi yang terjadi perlambatan akibat pandemi yang melanda sejak tahun lalu.

Kadin yang membuka dan melakukan pendataan bagi perusahaan yang berminat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong, menyebut pendaftar telah mencapai sedikitnya 17.387 perusahaan dengan total vaksinasi mencapai 8.665.363. Adapun ketentuan terkait Vaksinasi Gotong Royong tertuang pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditetapkan pada 24 Februari 2020 lalu. Oleh karenanya, sebagai pegawai dan warga negara Indonesia yang baik tak perlu ragu lagi untuk divaksin. Justru hal tersebut menjadi wujud kontribusi dalam menanggulangi sekaligus mempercepat pemulihan dampak pandemi, lho! Dengan mengikuti vaksinasi dan tetap patuhi protokol kesehatan, mari bersama gotong royong mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan kuat!  #AyoBerubah 


Sumber Foto:

https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-011634096/vaksin-gotong-royong-banjir-peminat-kadin-sedikitnya-35-juta-orang-akan-vaksinasi-mandiri

 

Referensi:

Kadin.id, 26/03/21

Nasional.kompas.com, 01/03/21

Theconversation.com, 25/03/21

Nasional.kontan.co.id, 04/03/21

Sehatnegeriku.kemkes.go.id, 17/03/21

Tribunnews.com, 26/02/21

Cnnindonesia.com, 08/04/21

 

Reporter: Melalusa Susthira K.

Editor: Harod Novandi

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: