Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Gelar Kegiatan Penguatan Gugus Tugas, Kota Sorong Berkomitmen Implementasikan Aksi Nyata Revolusi Mental.

Kegiatan Penguatan Gugus Tugas Revolusi Mental Kota Sorong
  • 18 Desember 2020
  • 0 Komentar

Gelar Kegiatan Penguatan Gugus Tugas, Kota Sorong Berkomitmen Implementasikan Aksi Nyata Revolusi Mental.

Sorong- Sebagai upaya merealisasikan program Revolusi Mental, Pemerintah Kota Sorong melaksanakan  kegiatan penguatan Gugus Tugas Revolusi Mental pada Rabu (16/12/2020) yang bertempat di Hotel Swiss-Bel, Kota Sorong. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk menyamakan persepsi dan menjamin kesinambungan aksi nyata Revolusi Mental antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (Gugus Tugas Kota Sorong) dan mayarakat sehingga berjalan dengan rapi dan terkoordinasi dengan baik,” tegas Ruddy R. Caku, selaku Asisten III Sekda Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Ruddy. R. Caku mengatakan bahwa kegiatan penguatan Gugus Tugas Revolusi Mental Kota Sorong ini menjadi langkah awal bagi seluruh peserta untuk memaknai nilai esensial Revolusi Mental,  yang harus diinternalisasi pada individu maupun masyarakat luas berbasis integritas , etos kerja, dan gotong royong.

Dalam acara ini hadir narasumber dan Drajat Wisnu Setyawan sebagai Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Hendrikus Momot, S.E selaku Kepala Badan Kesbangpol Kota Sorong serta Alfredo Sani Fenat sebagai Asisten Deputi Revolusi Mental, Kemenko PMK.

 

Drajat Wisnu Setyawan menjelaskan bahwa Kota Sorong merupakan satu-satunya yang sudah membentuk gugus tugas Revolusi Mental dari 13 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua Barat. Ini merupakan momen yang baik untuk mendorong pelaksanaan Revolusi Mental di Kota Sorong.

Strategi yang dilakukan dalam memaksimalkan pelaksanaan Revolusi Mental di Kota Sorong adalah dengan mengarustamakan Revolusi Mental pada setiap kebijakan masing-masing OPD Kota Sorong sehingga mendukung perwujudan lima gerakan Revolusi Mental,” tegas Drajat Wisnu Setyawan.

 

Sementara Alfredo Sani Fenat menjelaskan bahwa kegiatan penguatan gugus tugas GNRM sangat penting dilakukan, karena memiliki peran penting dalam menyusun segala bentuk kebijakan dan edukasi kepada pemangku kepentingan untuk aktif mengimplementasikan lima gerakan Revolusi Mental yaitu Sorong Melayani, Sorong Bersih, Sorong Tertib, Sorong  Mandiri dan Sorong Bersatu.

Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendorong terlaksananya aksi nyata lima gerakan Revolusi Mental yang dilakukan semaksimal mungkin, mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sehingga memberikan manfaat untuk perubahan yang terjadi di pemerintah dan masyarakat,”tutur Alfredo Sani Fenat .

Hendrikus Momot juga menjelaskan pihak Pemkot Sorong mengapresiasi Kemenko PMK yang telah memberikan dukungan terkait pelaksanaan kegiatan penguatan gugus tugas Revolusi Mental Kota Sorong.  Kegitan ini adalah momen strategis untuk seluruh OPD untuk memberikan masukan tentang solusi atas permasalahan yang ada di Kota Sorong sehingga dapat disusun rekomendasi kebijakan dan bersinergi dalam melaksanakan lima gerakan Revolusi Mental,”tutur Hendrikus.

Menindaklajuti arahan para narasumber diatas, dilaksanakan diskusi penyusunan rencana aksi Revolusi Mental di Kota Sorong,  yang melibatkan seluruh OPD Kota Sorong serta stake holder terkait.  Sesi diskusi ini terbagi menjadi lima kelompok yaitu Sorong Melayani, Sorong Bersih, Sorong Tertib, Sorong  Mandiri dan Sorong Bersatu.

 




Hasil diskusi ini melahirkan rekomendasi penting terkait input untuk penyusunan rencana aksi program Revolusi Mental di Kota Sorong, diantaranya: inovasi pelayanan berbasis elektronik pada pelayanan publik, pengawasan perijinan IMB untuk Gerakan Sorong Melayani, program menambah unit tempat sampah di setiap kelurahan untuk Gerakan Sorong Bersih, penertiban miras ilegal dan penertiban pelanggaran lalu lintas untuk Gerakan Sorong Tertib; program pelatihan manajemen pelaku usaha kecil untuk Gerakan Sorong Mandiri, dan pementasan budaya, sosialiasi wawasan kebangsaan, dialog kebhinekaan dan forum nusantara untuk Gerakan Sorong Bersatu.

 

Dalam sesi akhir kegiatan Alfian Ahmad,  selaku perwakilan Kemenko PMK menegaskan bahwa program Revolusi Mental ini harus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya selesai dengan menyusun rencana aksi, tetapi harus segera diwujudkan ke dalam bentuk aksi nyata yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. 

 


*********************

Publikasi  Satker Revolusi Mental,

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

www.revolusimental.go.id

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: