Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Anak Muda, Yuk Kolaborasi!

Anak Muda Bisa Apa?, GNRM
  • 17 April 2022
  • 0 Komentar

Anak Muda, Yuk Kolaborasi!

Dengan inovasi, kreativitas, dan kolaborasi, anak muda bisa berbuat banyak bagi bangsa ini.

Jakarta (17/4/2022) Melalui program Live Instagram Gugus Tugas Nasional Gerakan Nasional Revolusi Mental (GTN GNRM) “Anak Muda Bisa apa” dengan tema organisasi dan kemandirian ekonomi iilenial, dua anak muda ini berbagi pemikiran.

Dipandu oleh Nehemia, perbincangan ini menghadirkan sosok pengusaha muda Intan Ashrina S atau biasa disapa Intan Sophian, juga Juventus Prima Yoris Kago mantan ketua presidium Persatuan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI). Lewat kedua sosok ini, sobat Revmen bisa memahami betapa pentingnya bersosialisasi,  berorganisasi dan berkaloborasi untuk kemajuan sobat semua.

Hal ini dialami sendiri oleh Intan Sophian. Selepas lulus SMA, Intan mengaku tidak langsung melanjutkan jenjang pendidikan tinggi. “Kenyataan belum meraih capaian apa-apa, tidak kuliah dan sebagainya membuat banyak teman saya insecure dan menutup diri. Saya mencoba bertahan dan intropeksi. Selama satu tahun mencoba beradaptasi dengan keadaan karena tidak mau insecure. Banyak teman yang insecure gak mau bersosialisasi karena minder, “urai Intan.

Menutup diri dan membatasi pergaulan ternyata sangat keliru. “Lewat pergaulan  saya menemukan pencerahan. Saya bekerja sebagai penyiar radio dan akhirnya menemukan passion saya di bidang komunikasi. Dengan passion ini saya membuka usaha sampai sekarang, “terang Intan yang mulai meniti usahanya di usia 19 tahun.

Hal ini diamini oleh Juventus. Bagi Juventus, anak muda bisa berkembang dan mendapatkan banyak hal yang berguna ketika bersosialisasi dalam hal ini berorganisasi. “Era kita ini adalah era kolaborasi. Setelah berkolaborasi bisa kerjasama move untuk maju, “urai Juventus. Yang penting itu berani memulai. Demikian juga dalam berorganisasi, bagi Juventus, anak muda harus bisa merevolusi mentalnya dan  bisa melakukan transformasi pola pikir dan pola tindak.

“Terutama dalam berorganisasi. Kita tidak bisa bertahan dengan pola-pola lama. Harus ada inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Sama seperti yang sudah diupayakan oleh Mbak Intan dengan usahanya selama ini, “terang Juve seraya menyorot perkembangan teknologi digital.

“Sudah masanya kita harus memperkuat literasi digital karena banyak anak muda di luar sana yang berprestasi. Dengan teknologi kita dengan mudah menjamah teman-teman Indonesia Timur yang belum bertumbuh, kita bisa menemani, kita ajak kolaborasi. Fokus segmen yang kita kerjakan dan yang utama tentu saja kesadaran memulai, “pungkas Juve.

Bagaimana sobat Revmen? Jangan mudah merasa insecure ya, merasa belum meraih capain apa-apa. Keluarlah, bergaul dan bertemu dengan banyak orang. Sobat Revmen, yakinlah bahwa kamu bisa melakukan yang terbaik dalam hidupmu!

PS

 

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: