Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Sayangi Dirimu Agar Terhindar Mental Breakdown

Sayangi Dirimu Agar Terhindar Mental Breakdown
  • 15 April 2022
  • 0 Komentar

Sayangi Dirimu Agar Terhindar Mental Breakdown

Stres, depresi, hingga panik yang tidak berkesudahan bisa menjadi tanda-tanda mental breakdown.

 

Jakarta, 15/04/22 - Mental breakdown merupakan istilah untuk menyebut kondisi stres berat yang membuat seseorang tidak mampu menjalankan aktivitas seperti saat normal. Umumnya, kondisi yang disebut dengan mental breakdown adalah periode ketika stres akut berdampak pada emosi dan fisik.

 

Istilah mental breakdown pernah dipakai untuk merujuk kepada gejala depresi, kegelisahan, dan gangguan stres akut. Meskipun mental breakdown tidak lagi dianggap sebagai istilah medis, lema ini masih kerap dipakai untuk mendeskripsikan stres yang intens dan ketidakmampuan seseorang dalam menghadapi masalah hidup, demikian mengutip dari laman Health

 

Ada sejumlah ciri atau tanda-tanda kondisi mental breakdown yaitu tidak mempunyai waktu beristirahat, kehilangan konsentrasi dan fokus, menarik diri dari lingkungan social, sulit tidur, sering panik, perubahan suasana hati yang ekstrem, mencari pelarian negative, merasa gagal tanpa harapan, mengalami mati rasa. Beberapa orang yang berada di puncak mental breakdown mengaku tidak merasakan apa-apa dalam hatinya. Selain merasa hampa, mereka pun enggan memikirkan dirinya termasuk penampilan, minat, maupun cita-cita.

 

Tips Mencegah Mental Breakdown

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah mental breakdown yaitu: 

o     Berolahraga tiga kali dalam sepekan. 

o     Melakukan meditasi dan menerapkan teknik pernapasan untuk relaksasi pikiran. 

o     Menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga, termasuk untuk saling berbagi cerita. 

o     Batasi waktu bekerja dan berikan kesempatan bagi tubuh untuk beristirahat. 

o     Ambil waktu istirahat saat malam hari, akhir pekan, dan selama cuti atau liburan. 

o     Lakukan konseling dengan psikolog jika diperlukan untuk mengelola stres. 

o     Jauhi kafein, narkoba, alkohol, dan zat aditif lain sebagai pelarian. 

o     Perbaiki pola makan dengan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. 

o     Tidur teratur 6-8 jam setiap malam. 

o     Hindari melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu untuk mencegah kebingungan pikiran. 

o     Lakukan pekerjaan satu demi satu.

o     Bijak menggunakan media sosial

 

Sobat Revmen, seperti halnya penyakit fisik, gangguan kesehatan mental sebaiknya segera diatasi. Sebab, apabila dibiarkan, masalah akan bertambah akut dan mengarah pada gangguan mental serius. #AyoBerubah #RevolusiMental

 

Reporter : MKH

 

Sumber

Health.com (2022). Diakses pada tanggl 14 April 2022.

Merdeka.com (2022). Diakses pada tanggl 14 April 2022.

Tirto.id (2021). Diakses pada tanggl 14 April 2022.


Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: