Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Menko PMK: Waspadai Hoax Soal Vaksinasi Anak

Menko PMK: Waspadai Hoax Soal Vaksinasi Anak
  • 08 Mei 2022
  • 0 Komentar

Menko PMK: Waspadai Hoax Soal Vaksinasi Anak

Mulai merebaknya hepatitis akut di Indonesia. Menko PMK Minta Masyarakat Waspadai Hoax Soal Vaksinasi Anak.

 

Jakarta, 08/05/22 - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan telah memantau perkembangan hoax mengenai hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

 

Menurut dia berita-berita hoax mengenai penyakit baru yang menyerang anak-anak usia di bawah 16 tahun itu telah berlalulalang di media sosial. Terutama yang menyebutkan hepatitis akut disebabkan vaksin Covid-19.

 

“Saya menangkap di media sosial mulai seliweran berita-berita hoax dikaitkan dengan vaksinasi untuk anak. Kalau tidak segera ditangani, bisa jadi kontra produktif,” kata Muhadjir.

 

Muhadjir percaya Kementrian Kesehatan telah sigap mengambil upaya preventif maupun kuratif terhadap gejala Hepatitis akut tersebut.Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat untuk tidak mempercayai berita-berita bohong dan diminta untuk tetap tenang.

 

Wajar saja Muhadjir khawatir karena saat ini pemerintah sedang fokus memberikan vaksin untuk melindungi anak dari Covid-19. Per Selasa(3/5/2022), sebanyak 16.623.197 anak usia 6 hingga 11 tahun telah menerima vaksin dosis lengkap atau setara 62,97% dari target 26.400.300 anak.

 

Pemerintah juga menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin covid-19. Sebanyak 81,19% di antaranya sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap.

 

Terkait kasus hepatitis akut, Muhadjir sangat percaya Kementerian Kesehatan telah sigap mengambil langkah upaya preventif maupun kuratif untuk mendeteksi gejala. Menurut dia, hepatitis akut sudah menjadi persoalan global.

 

"Saya rasa kita lebih proaktif melakukan penyisiran besar-besaran di setiap daerah untuk memastikan hepatitis akut belum menyebar. Kalau pun sudah menyebar, juga bisa terdeteksi sejak dini dan bisa diatasi," ujar Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

 

Reporter : MKH

 

Sumber

Liputan6.com (2022). Diakses pada tanggal 8 Mei 2022.

Tempo.co (2022). Diakses pada tanggal 8 Mei 2022.

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: