Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Belajar Pancasila dari Kampung Nusantara di Pangandaran

Pangandaran, Kampung Nusantara, Parigi
  • 13 Januari 2022
  • 0 Komentar

Belajar Pancasila dari Kampung Nusantara di Pangandaran

Di Kabupaten Pangandaran ada sebuah kampung yang terkenal dengan nama Kampung Nusantara. Kenapa kampung Nusantara, karena di kampung yang ada di dusun Cikubang, Desa Cintakarya, Parigi itu ada warga yang berasal dari berbagai suku bangsa di Indonesia.


Dikutip dari detik.com Kampung yang berada di Dusun Cikubang, Desa Cinta Karya, Kecamatan Parigi ini bisa dijangkau dengan berkendara sekitar 45 menit dari Pantai Pangandaran. Di sini wisatawan bisa menginap di rumah warga yang sudah didesain khusus bertema Nusantara. Lokasi yang sunyi dan asri, dengan sawah dan kebun hijau di sekitarnya menjadikan tempat ini cocok untuk wisatawan yang rindu suasana desa. Belum lagi keramahan penduduk menjadi hiburan batin bagi wisatawan yang sehari-hari berjibaku dengan kerasnya kehidupan kota.

 

Perkampungan ini dirintis kelompok pemuda lokal bernama Komunitas Sabalad. Nama Kampung Nusantara dipilih sebagai bentuk kampanye keanekaragaman nusantara dan upaya menguatkan nilai-nilai toleransi warga dan wisatawan. Di kampung ini secara khusus wisatawan bisa berjumpa dan berkegiatan dengan para pelajar multi etnis, budaya dan agama dari berbagai daerah di Indonesia. Para siswa tersebut merupakan penerima beasiswa Kelas Multikultural yang diselenggarakan SMK Bakti Karya, sekolah yang juga besutan Komunitas Sabalad.

Dilansir dari kabarpriangan.com Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengatakan Kampung Nusantara ini bertumpu kepada SMK Bakti Karya yang notabene memiliki siswa dari berbagai penjuru nusantara. Kampung ini juga tidak dijadikan kampung yang punya banyak suku dan budaya, namun di harapkan bisa membangun nilai nilai kearifan lokal yang ada di Nusantara. Menurutnya, walaupun banyak wisatawan yang datang mungkin lima atau sepuluh tahun mendatang, dan Kampung Nusantara yang berada di Cikubang ini akan tetap sama suasananya.

Sementara itu, Ai Nurhidayat selaku inisiator Kampung Nusantara, sekaligus Ketua Yayasan Dana Bakti Karya (YDBK) di Dusun Cikubang mengungkapkan, para siswa diarahkan untuk bisa mempelajari keragaman budaya di Indonesia. Setiap harinya mereka akan berlatih di kelas multikultur, di mana materi pendidikan tidak hanya diperoleh di dalam kelas, tapi juga di luar kelas. Metode tersebut akan membuat para siswa bisa berinteraksi langsung dengan warga, maupun pengunjung di sekitar sekolah dan asrama seperti diberitakan dari merdeka.com.

Kampung Nusantara sebenarnya adalah kampung di mana SMK Bakti Karya berada. Kampung itu disulap menjadi penuh warna dan nuansa berbagai budaya Nusantara. Rumah warga dicat, digambar, dengan konsep wilayah tertentu sebagaimana dikutip viva.co.id. 

 

"Tembok rumah digambarin Papua, terus ada anak Papua tinggal di situ. Makanya gue rencana bikin workshop Papua, Bahasa Papua dari orang Papua langsung. Warga biar ikut kenal, karena yang dilakukan itu mendidik anak yang punya rumah juga, masyarakat juga. Kan pendidikan bukan mencerdaskan kehidupan anak sekolah tapi mencerdaskan kehidupan bangsa," Ujar Ai.

 

Selama ini Kampung Nusantara mencatatkan sejumlah pencapaian. Contohnya dari sisi ekonomi, warga mendapat penghasilan tambahan dari homestay, warung atau pemberdayaan ekonomi seperti berternak lele. 

 

"Di luar soal wisata dan ekonomi, ini bentuk penanaman nilai toleransi, khususnya untuk warga. Warga desa yang sebelumnya tidak pernah ke mana-mana, jadi tahu budaya nusantara. Ditambah ada orang-orangnya langsung yang datang dari berbagai tempat di nusantara," ujarnya. Ai berharap ke depan keberadaan Kampung Nusantara bisa menjadi obyek wisata alternatif dan unggulan di Kabupaten Pangandaran. 


Reporter : MKH

Referensi

Detik.com (2019). Dikases pada 12 Januari 2022.

Viva.co.id (2018). Diakses pada 12 Januari 2022.

Merdeka.com (2021). Diakses pada 12 Januari 2022.

 

Sumber Foto: travel.detik.com






 

Komentar pada Berita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: