Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

WORKSHOP GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA DENGAN MINDFUL PARENTING DAN PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK GURU PAUD KOTA BUKIT TINGGI Jakarta, 4-5 November 2020

  • Beranda
  • Kabar Revolusi Mental
  • Suara Kita
  • WORKSHOP GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA DENGAN MINDFUL PARENTING DAN PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK GURU PAUD KOTA BUKIT TINGGI Jakarta, 4-5 November 2020
Workshop dan Pendampingan Gerakan Nasional Revolusi Mental Pendidikan Keluarga dengan Mindful Parenting
  • 22 Desember 2020

WORKSHOP GERAKAN NASIONAL REVOLUSI MENTAL PENDIDIKAN DAN KELUARGA DENGAN MINDFUL PARENTING DAN PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK GURU PAUD KOTA BUKIT TINGGI Jakarta, 4-5 November 2020

Pembangunan karakter bangsa merupakan tiang utama penggerak keberhasilan pembangunan nasional, menjadikan SDM yang unggul berkarakter untuk mewujudkan Indonesia Maju. Keluarga memiliki peran penting pembentukan karakter dan kepribadian individu dari usia dini sampai dewasa. Keluarga merupakan pengasuh utama dan pertama bagi anak sehingga keluarga berperan penting dalam pembentukan karakter dan kepribadian. Pembentukan karakter anak juga dipengaruhi oleh lingkungan, salah satunya adalah dilingkungan sekolah.

Pendidikan karakter sebagai salah satu proses pembentukan kepribadian anak didik sangat diperlukan untuk membangun watak yang baik, memupuk mental yang tangguh, membina perangai yang lembut, dan menanamkan nilai-nilai kebajikan yang selaras dengan prinsip-prinsip moral dan etika. Guru merupakan ujung tombak pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah, namun demikian kepala sekolah punya peran yang kuat sebagai penggerak perubahan karakter dilingkungan sekolahnya. Workshop ini dipersiapkan untuk memperkuat peran guru dan keluarga dalam mendukung keberhasilan bonus demografi sejak anak usia dini.

1. WORKSHOP GNRM PENDIDIKAN KELUARGA DENGAN MINDFUL PARENTING

PEMBUKAAN WORKSHOP GNRM DENGAN MINDFUL PARENTING

Pelaksanaan Workshop Gerakan Nasional Revolusi Mental Pendidikan dan Keluarga dengan Mindful Parenting Untuk Para Guru PAUD di Kota Bukit Tinggi ini berlangsung pada tanggal 4-5 November 2020. Workshop ini merupakan tindak lanjut dari Webinar Pembangunan karakter dengan Mindful Parenting untuk para Guru PAUD di Kota Bukit Tinggi. Peserta workshop diharapkan mampu menjadi kader penggerak pembangunan karakter pada pendidikan anak usia dini, dengan konsep Mindful Parenting yang sederhana dan mudah diterapkan. Program Pendampingan praktik MP dilaksanakan selama satu bulan secara online di WA Group & zoom meeting.


Sesi pembukaan workshop ini dipandu secara langsung oleh Ibu Yusri Heni Ketua Yayasan Karakter Eling Indonesia. Beliau sekaligus menyampaikan laporan pelaksanaan dan tujuan workshop serta program yang akan diikuti oleh para peserta mulai dari workshop, sampai pendampingan praktik Mindful Parenting, serta penguatan keahlian yg diperlukan oleh para penggerak Mindful Parenting di daerah. Sambutan pertama dalam acara pembukaan ini disampaikan oleh Bapak Melfi Abra selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bukit Tinggi. Beliau menyampaikan tentang pentingnya pembangunan karakter  bagi para guru PAUD dan harapannya agar para peserta nantinya mampu menjadi penggerak bagi sekolah PAUD lainnya dan sekolah keluarga di Kota Bukit Tinggi. Workshop dibuka oleh Bapak Nyoman Shuida selaku Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Kemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olah Raga, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.


MATERI UTAMA MINDFUL PARENTING WORKSHOP  HARI PERTAMA

Sesi pertama setelah selesai pembukaan, memasuki materi pertama yaitu Konsep Dasar Mindful Parenting oleh Ibu Melly Amaya Kiong, beliau sebagai pembina Yayasan Karakter Eling Indonesia dan praktisi Mindful Parenting yang sudah berpengalaman. Pada sesi ini ibu Melly menjelaskan tentang bagaimana mengubah mindset bahwa tugas  mendidik  anak ada pada orang tua sebagai guru pertama  dan  utama  bagi anak-anak dirumah dengan  menggunakan  5 dimensi mindful parenting eMKa, yaitu 1. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan berbicara dengan empati;  2. Tidak Menghakimi; 3. Pengendalian Emosi; 4. Adil dan bijaksana; 5. Welas Asih Konsep ini diperlukan oleh para guru untuk mendidik karakter anak sejak dini.

Sesudah sesi pertama dilanjutkan presentasi 6 pilar praktik mindful parenting yaitu : 1. Praktik MP terhadap pasangan, 2. Orang Tua, 3. Anak;  4. Remaja; 5. Mitra kerja; 6. Tetangga. 

Sesi kedua dengan topik Mendidik Anak dan Remaja Secara Kreatif, disampaikan oleh ibu Melly Kiong. Beliau menjelaskan  bahwa pembentukan karakter anak sejak dini dan remaja yang baik sangat penting sebagai fondasi pembangunan karakter bangsa. Pada sesi ini bu Melly memberikan banyak contoh tentang praktik Mindful Parenting terhadap anak dan remaja. Mendidik anak milenial itu bukan anak yang harus berubah melainkan orang tualah yang harus berubah menyesuaikan  dengan  perkembangan dan lingkungan anak.  Orang tua sebagai contoh panutan untuk karakter anak yg baik. 

Sesi ketiga dihari pertama dengan topik Mindful Parenting-Baktiku Pada Orang Tua disampaikan oleh ibu Yusri Heni, Praktisi Mindful Parenting dan Ketua Yayasan Karakter Eling Indonesia. Beliau menjelaskan peran orang tua dalam proses pengasuhan. Tantangan masa kini dan apa yang bisa kita lakukan secara mindful, bagaimana praktik bakti anak terhadap orang tua  dengan karakter yang baik untuk setiap dimensi mindful parenting. Pengalaman peran role model orang tua, yang diterapkan pada anak-anak dalam berbakti pada orang tua, dengan praktik mindful parenting yang sesuai dengan Birrul Walidain bakti terhadap orang tua dalam  karakter Islami.


MATERI UTAMA MINDFUL PARENTING WORKSHOP  HARI KEDUA

Workshop Hari Kedua diawali dengan presentasi tentang Mindful Parenting Dalam Pernikahan oleh Ibu Melly Kiong.  Pada sesi keempat ini, bu Melly menjelaskan tentang permasalahan yang ada dalam pernikahan dan contoh-contoh Praktik Mindful Parenting yang dapat diterapkan dalam pernikahan untuk membangun keluarga  yang harmonis dan bahagia. Komunikasi yang efektif antar suami istri yang mindful merupakan bekal yang sangat diperlukan untuk menjalin hubungan yang baik dalam keluarga. Peran istri yang mindful dalam mempersiapkan kebutuhan suami sebagai bentuk dari perhatian istri itu diperlukan, begitu juga suami perlu memahami/mendukung kebutuhan istri agar keluarga bahagia penuh welas asih. 

Sesi kelima  dengan Topik Mindful Terhadap Mitra Kerja dan Tetangga ini disampaikan oleh ibu Melly Kiong. Mitra kerja terdekat kita adalah yang membantu pekerjaan kita dirumah. Beliau memberikan contoh praktik Mindful Parenting terhadap mitra kerja. Komunikasi yang baik, tidak menghakimi dan pengen dalian emosi  ini yang sering kita perlukan, agar mitra kerja kita dapat nyaman bekerja dirumah kita. Beliau juga menyampaikan tentang praktik Mindful Parenting terhadap Tetangga.

Hubungan saling welas asih dan tidak menghakimi dalam bertetangga sangat diperlukan karena tetangga merupakan saudara terdekat kita dikala senang dan susah.

Pada  Sesi Keenam, ibu Melly kembali menjelaskan tentang topik Tur Karakter. Membangun karakter tidak semudah membalikan tangan tetapi perlu proses pembiasaan yang konsisten dalam waktu lama dan berkelanjutan. Bu Melly  menjelaskan bagaimana membangun karakter anak yang diperlukan di dalam rumah misal disiplin, konsisten, komunikasi, peduli lingkungan, dll dengan contoh praktik Tur Karakter yang sangat nyata dan aplikatif di rumah Bu Melly Kiong. Peserta  dapat menjadikan role model Tur karakter yang nyata tersebut untuk menumbuhkan karakter dalam diri anak-anak dirumah masing-masing. 


Penutupan Workshop ini dimulai dengan penjelasan program pendampingan dan sambutan penutupan oleh Bapak Melfi Abra selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukit Tinggi.


2. PROGRAM PENDAMPINGAN PRAKTIK MINDFUL PARENTING

Untuk menumbuhkembangkan sebuah karakter baru dalam diri seseorang memerlukan proses yang harus dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, melalui proses Sosialisasi, Internalisasi, dan Enkulturasi, yang hasilnya dapat berdampak pada perubahan karakter diri yang mampu untuk mempraktikan dan memberikan contoh kepada lingkungannya.

Setelah mereka mengikuti workshop dan sudah memahami konsepnya, maka tahap proses berikutnya adalah program pendampingan yang tujuannya untuk Internalisasi 5 dimensi dan 6 pilar mindful parenting, dalam keluarga, maupun lingkungannya.

Dalam proses pendampingan maka proses perubahan pola perilaku ini diaktifkan secara kognitif (berfikir), afektif (merasakan), dan Konatif (gerak perilaku).  Dengan proses ini para peserta melakukan internalisasi praktik Mindful Parenting baik dalam kelompok maupun pribadi setiap peserta.

Program  pendampingan praktik Mindful Parenting dimulai pada tanggal 6 November-4 Desember 2020.  Peserta melaksanakan tugas kelompok dan hasilnya disajikan pada zoom presentation sbb:

  • Presentasi Kelompok hasil focus group discusion untuk praktik mindful parenting (MP) terhadap anak dan orang tua dari video yang diberikan oleh pemateri, serta cerita tentang praktik MP dalam perkawinan dengan kasus yang ada dari kelompok masing-masing. Zoom Presentation dilaksanakan pada tanggal 10 November 2020.
  • Presentasi Kelompok hasil Role Play untuk praktik MP terhadap Mitra kerja dan Tetangga dilakukan dengan membuat video hasil role play, dan didiskusikan tanggal 17 November 2020.
  • Presentasi Kelompok untuk Action Plan 2021 dilaksanakan 24 November 2020. Tugas ini diberikan karena para peserta ini diharapkan sebagai agen perubahan atau guru penggerak sekaligus menjadi Duta Mindful Parenting di Kota Bukit Tinggi.  Action plan sebagai kegiatan para penggerak duta mindful parenting kota bukit tinggi 2021.
  • Tugas Personal diberikan kepada setiap peserta untuk menuliskan praktik 5 dimensi Mindful Parenting terhadap 6 pilarnya selama pendampingan. Hasil tulisan praktik MP akan diterbitkan dalam bentuk buku antologi praktik mindful parenting.
  • Penutupan pendampingan dilaksanakan pada tanggal 4 Desember 2020, oleh Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kota Bukit Tinggi.

Video rangkuman kegiatan 

https://www.youtube.com/watch?v=GuSX5h3SIaQ&t=191s

 

Komentar pada Suara Kita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: