Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

KERJA SAMA DENGAN KEMENKO PMK RI, YPMI BENTUK SATGAS JOGO TONGGO

Penyematan Uniform kepada Satgas Jogo Tonggo di Kota Surakarta
  • 23 Desember 2020

KERJA SAMA DENGAN KEMENKO PMK RI, YPMI BENTUK SATGAS JOGO TONGGO

Surakarta – Yayasan Peduli Mandiri Insani (YPMI) bekerja sama dengan Kemenko PMK RI (Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia) menanggapi serius perihal pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona khusunya daerah Kota Surakarta. Sesuai dengan Instruksi Gubernur Jawa Tengah selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah melalui pembentukan Satgas Jogo Tonggo, YPMI dengan Kemenko PMK mengadakan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas Satgas Jogo Tonggo Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Alfian Ahmad, perwakilan dari Kemenko PMK, menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Peduli Mandiri Insani (YPMI) karena hal ini strategis dalam rangka percepatan penanganan wabah Covid-19 di Jawa Tengah, khususnya di Kota Surakarta. Kegiatan ini juga selaras dengan arah capaian Gerakan Nasional Revolusi Mental berdasarkan RPJMN 2020-2024 dalam wujud dimensi perubahan Indonesia Bersih.

Pelatihan dilaksnakan 2 hari sejak 27-28 oktober 2020 yang bertempat di Kampus Politeknik Akbara Surakarta ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan Satgas Jogo Tonggo mengenai PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), Tata Cara Isolasi Mandiri, serta peningkatan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. Tak hanya berupa materi saja, Satgas Jogo Tonggo juga diberi pelatihan pembuatan sabun cuci tangan agar kedepannya personil satgas jogo tonggo mampu membuat sabun cuci tangan dikalangan rumah tangga.


YPMI dan Kemenko PMK RI juga membagikan 50 paket PHBS yang berisi masker, vitamin, hand sanitizer, serta handsoap yang kemudian di bagikan kepada masyarakat di 5 Kecamatan yaitu laweyan, banjarsari, jebres, pasar kliwon dan serengan Kota Surakarta melalui Satgas Jogo Tonggo yang turut hadir dalam pelatihan tersebut.

Sebanyak 25 Satgas Jogo Tonggo yang mewakili 5 Kecamatan di Kota Surakarta juga mendapatkan uniform sebagai identitas Satgas Jogo Tonggo, uniform tersebut terdiri dari rompi, sepatu, dan topi. Tak hanya pelatihan dan pembagian uniform saja, Satgas Jogo Tonggo juga melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan ke beberapa titik di daerahnya. Kegiatan penyemprotan ini bertujuan untuk mensteriklan area tersebut.

Kedepannya, serangkaian kegiatan yang diadakan oleh YPMI dan Kemenko PMK ini mampu meningkatkan kapasitas Satgas Jogo Tonggo dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di lingkungannya dengan cara memberikan edukasi serta menjadi contoh untuk masyarakat di sekitarnya.


Komentar pada Suara Kita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: