Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Dukung Gerakan Indonesia Mandiri, Yayasan Pepeling Gelar Workshop

GIMa, GNRM,
  • 28 Juni 2022

Dukung Gerakan Indonesia Mandiri, Yayasan Pepeling Gelar Workshop

Pengirim : Taufik (Yayasan Pepeling)

Jakarta (28/06/2022), Kelompok Pecinta Alam di bawah naungan Yayasan Pepeling menggelar Pelatihan UMKM Pembuatan dan Praktik Pemasasaran Kerupuk Singkong. Pelatihan ini bagian dari “Workshop dan Pemberdayaan Potensi UMKM dan Wirausaha Masyarakat Desa Patrolsari dalam Rangka Maningkatkan Etos Kerja, Gotongroyong dan Integritas.”

Kegiatan yang digelar Yayasan Pepeling ini bekerjasama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam hal ini untuk mendukung Gerakan Nasional Revolusi Mental dalam hal ini Gerakan Indonesia Mandiri (GIMa). Kegiatan berlangsung pada 25-26 Juni dan dilanjutkan 2 Juli 2022 di Bumi Perkemahan Bumi Perkemahan Haruman Gentong-Arjasari, Kabupaten Bandung.

Ketua Pelaksana Rizal Purnama Nugraha menandaskan bahwa tujuan pelatihan ini untuk menggali potensi dan memberdayakan anak- anak muda. "Kan banyak anak muda yang nganggur, apalagi setelah 2 tahun lebih kita terpuruk akibat bencana Covid-19. Maka dari itu kita laksanakan workshop ini bekerjasama dengan Kemenko PMK. Semoga inovasi dan kreativitas para pemuda yang ada di sini dan umumnya Indonesia, menjadi pendorong bagi bangkitnya perekonomian Indonesia," kata Rizal.

Rizal berharap ke depannya para pemuda di daerahnya bisa menjadi kader-kader yang memiliki etos kerja yang tinggi dan integritas sehingga bisa memberi sumbangsih untuk kemajuan perekonomian negara.

Sependapat dengan hal itu, Penanggung jawab sekaligus Pembina Yayasan Pepeling, Taufiq Maulana Iskandar mengatakan bahwa GNRM bisa mengubah pola pikir dan pola kerja para pemuda dengan cara hidup yang berlandaskan Pancasila. "Banyak jalan untuk mengembangkan diri dan usaha yang ada di yayasan. Harapan kami ke depan kolaborasi dengan Kemenko PMK ini bisa berlanjut," kata Kang Opik, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Rahma Putriani dan Sandra Fetriana, mewakili Sekretaris Deputi (Sesdep) Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Maman Wijaya mengatakan bahwa Sesdep sangat mengapresiasi aksi nyata kemandirian dari kegiatan kolaborasi antara Yayasan Pepeling dan pihaknya ini.

"Pak Sesdep juga berharap setelah kegiatan kerjasama antara Yayasan Pepeling dengan Kemenkop PMK ini, temen-temen bisa mengaktualisasikan ilmu yang sudah didapatnya di masyarakat, sehingga bisa memberi manfaat kepada diri sendiri maupun lingkungan sekitar," paparnya. Selain itu Sesdep minta Yayasan Pepeling bisa ikut andil, ikut aksi nyata GNRM dalam Gerakan Penanaman Sepuluh Juta Pohon.

Hadir para pemateri di antaranya dari Ketua Gugus Tugas Covid-19 pemerintahan desa setempat (Babinsa dan Bhabinkantibmas) yang membahas materi “Revolusi Mental Dalam Menghadapi Dampak Pandemi Covid-19”, dan R. Doni Sutardiana (Pegiat Lingkungan dan UMKM) yang memaparkan materi “Bersama UMKM dan Wirausaha Menuju Ekonomi Mandiri Bangkit Dari Dampak Covid-19”

Usai acara Serka Jajang Alimuksin (Babinsa) Wilayah Desa Patrolsari dan Pinggirsari, sangat mendukung kegiatan yang diadakan Pepeling di daerahnya dan berharap dikembangkan di daerah lainnya. Ia berharap kegiatan ini bermanfaat bagi warga masyarakat Patrolsari dan Pinggirsari.

Sementara Bripka Asep Budi Hartono, Bhabinkamtibmas mengatakan workshop UMKM ini sangat membantu warga Pinggirsari dan Patrolsari serta umumnya masyarakat Kecamatan Arjasari.

"Dengan adanya pemberdayaan masyarakat seperti ini, bisa membuka lapangan kerja dan mandiri, tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah, Kegiatan seperti ini bisa memupuk semangat kreatif dan inovatif warga Kecamatan Arjasari ini," katanya.

Komentar pada Suara Kita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: