Jadilah Bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental!

Nelayan Anambas
  • 08 Desember 2021

"CUKUP"

Halo Sobat Revmen

1 kata yang sangat membekas dihati saya, pada saat saya pergi ke Kepulauan Anambas minggu yang lalu dan bertemu dengan Nelayan disana adalah "CUKUP"

Saat dialog santai, si Bapak hanya meminta satu hal, kiranya pemerintah melarang Kapal Asing untuk masuk ke wilayah perairan NKRI, karena masyarakat kepulauan Anambas yang 80% berprofesi sebagai Nelayan tangkap, sangat terganggu bahkan takut dengan kapal asing yang masuk dan beroperasi pada saat malam hari. Kapal nelayan yang kecil, tidak mungkin mampu untuk melawan Kapal Asing yang besar dan menggunakan peralatan yang modern tentunya. 

Dalam 10 hari mereka melaut, kini penghasilan mereka berkurang lebih dari separuh, sehingga kalaupun mereka harus melaut, mereka pasti rugi, karena biaya operasional yang mereka harus keluarkan lebih tinggi daripada hasil yang mereka terima. Padahal ikan di Laut Cina Selatan itu sangat bagus, segar dan besar. 

Terkait permintaan si Bapak, saya kembalikan kepada kebijakan pemerintah tentunya. 

Namun dalam kesempatan kali ini, yang menjadi penekanan saya adalah  kata "CUKUP" yang disampaikan. Karena ketika saya coba gali, berapa sebenarnya arti kata "CUKUP" tersebut jika dinominalkan, saya pun tersenyum. Dalam  pikiran saya saat itu, andaikan setiap orang memiliki kata "CUKUP" dalam hidupnya, tidak akan ada istilah "KORUPSI", waktu dengan keluarga akan lebih banyak sehingga kualitas hidup pun akan lebih baik dan tentunya rasa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan pun akan lebih terasa.

Semoga artikel kali ini, selain bisa membantu mem-viral-kan suara hati seorang Bapak paruh baya yang berprofesi sebagai Nelayan di Kepulauan Anambas ini dapat terdengar dan sampai kepada pemerintah dan pihak yang berwenang, saya juga mengajak Sobat Revmen merenungkan dan ayo sama-sama kita memiliki kata "CUKUP" dalam setiap hidup kita. 

Salam Revmen.

Kutipan Video Singkat dengan Nelayan : https://www.youtube.com/watch?v=rTs-mClvH4E&t=8s

Komentar pada Suara Kita Ini (0)

Tinggalkan Komentar

    • Dipos pada: